Brisbane Perpanjang Lockdown Corona, Tentara Patroli di Sydney

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 02 Agu 2021 13:23 WIB
SYDNEY, AUSTRALIA - JUNE 24:  The Opera House cafe area and surrounds are seen empty of people at Circular Quay on June 24, 2021 in Sydney, Australia. A steady increase in Covid-19 cases in Sydney prompted the government to impose greater restrictions including a mandatory mask mandate indoors and limits on gatherings and movement. Several Sydney suburbs have been declared federal Covid-19 hotspots. (Photo by Lisa Maree Williams/Getty Images)
Ilustrasi (dok. Getty Images/Lisa Maree Williams)

Negara bagian ini telah mencatat lebih dari 3.500 kasus Corona sejak kemunculan wabah baru pada Juni lalu, yang melibatkan seorang sopir limosin yang dinyatakan positif Corona setelah mengantarkan awal penerbangan luar negeri.

Otoritas setempat telah meminta bantuan militer untuk menegakkan pembatasan Corona di wilayahnya. Pada Senin (2/8) waktu setempat, sekitar 300 tentara akan mulai melakukan patroli rumah ke rumah untuk memastikan orang-orang yang dinyatakan positif Corona sungguh-sungguh menjalani isolasi mandiri.

Selama melakukan patroli itu, para personel militer tidak akan membawa senjata dan bertugas di bawah komando kepolisian setempat.

Tidak hanya itu, para tentara juga akan mendampingi polisi setempat yang berjaga di ruas jalanan Sydney yang tercatat melaporkan banyak kasus Corona. Rekaman video yang beredar online menunjukkan polisi mendapati sejumlah orang yang berkeliaran di jalanan dan menanyai alasan mereka keluar rumah.

Australia sejauh mencatat total 34.400 kasus Corona, dengan 925 kematian, di wilayahnya.


(nvc/ita)