Corona Terus Melonjak, Lockdown di Sydney Diperpanjang Sebulan

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 28 Jul 2021 09:56 WIB
Jakarta -

Jutaan penduduk Sydney di New South Wales, Australia akan kembali menghabiskan satu bulan lagi dalam lockdown (penguncian), dikarenakan kasus infeksi virus Corona yang terus meningkat dan tingkat vaksinasi yang rendah.

Seperti diberitakan kantor berita AFP, Rabu (28/7/2021), lockdown di kota terbesar Australia itu seharusnya berakhir pada 30 Juli mendatang setelah berlangsung selama lima minggu. Namun, lockdown akan diperpanjang hingga 28 Agustus karena jumlah kasus terus meningkat.

"Saya menghargai secara pribadi apa yang kami minta orang-orang lakukan selama empat minggu ke depan, tetapi itu karena kami ingin menjaga komunitas kita tetap aman dan ingin memastikan kota dapat bangkit kembali secepat mungkin," kata kepala pemerintahan atau Premier negara bagian New South Wales, Gladys Berejiklian.

Para pejabat mengumumkan 177 kasus baru terkait dengan wabah Corona di Sydney, yang dimulai pertengahan Juni lalu ketika seorang pengemudi awak penerbangan internasional tertular virus tersebut.

Berejiklian mengatakan polisi akan meningkatkan upaya kepatuhan, sambil meminta warga Sydney untuk melaporkan orang lain yang melanggar aturan.

"Kami benar-benar membutuhkan orang untuk melakukan hal yang benar setiap saat. Jangan lengah," katanya.

Pengumuman itu disampaikan ketika kota terbesar kedua, Melbourne mengakhiri lockdown kelimanya, setelah berhasil mengendalikan varian Delta untuk kedua kalinya dalam beberapa bulan terakhir.