Human Rights Watch: Israel Telah Lakukan Kejahatan Perang di Gaza

Isal Mawardi - detikNews
Rabu, 28 Jul 2021 06:36 WIB
Yerusalem -

Organisasi Hak Asasi Manusia Internasional atau Human Rights Watch (HRW) menuduh militer Israel melakukan kejahatan perang di Gaza. Laporan ini berdasarkan perang 11 hari antara Israel dengan kelompok Hamas.

Dilansir Associated Press, Rabu (28/7/2021), Human Rights Watch menyelidiki tiga serangan udara Israel yang menewaskan 62 warga sipil Palestina. Mereka menyimpulkan 'tidak ada target militer yang jelas' atas serangan itu.

Laporan Human Rights Watch juga menuduh kelompok Hamas melakukan kejahatan perang dengan meluncurkan lebih dari 4.000 roket dan mortir terarah ke pusat penduduk Israel. Serangan Hamas tersebut dinilai sebagai 'serangan yang disengaja atau tanpa pandang bulu terhadap warga sipil'.

Laporan Human Rights Watch itu lebih fokus pada tindakan Israel selama pertempuran. Human Rights Watch mengatakan akan mengeluarkan laporan terpisah tentang tindakan Hamas dan kelompok militan Palestina lainnya pada bulan Agustus.

"Pasukan Israel melakukan serangan di Gaza pada bulan Mei yang menghancurkan seluruh keluarga tanpa target militer yang jelas di dekatnya," kata direktur krisis dan konflik HRW, Gerry Simpson.

Gerry menyebut dugaan kejahatan perang ini harus diselidiki oleh Pengadilan Kriminal Internasional, atau ICC. Dalam sebuah pernyataan, militer Israel mengklaim serangannya ditujukan pada sasaran militer Hamas.

Tindakan itu diambil militer Israel untuk mencegah jatuhnya korban jiwa dari warga sipil. Di lain pihak, Hamas mengaku bertanggung jawab atas korban warga sipil Israel usai melancarkan serangan ke daerah permukiman.

"Sementara organisasi teror di Jalur Gaza dengan sengaja menanamkan aset militer mereka di wilayah sipil yang padat penduduk, IDF (pasukan pertahanan Israel) mengambil setiap tindakan yang layak untuk meminimalkan, sebanyak mungkin, kerugian bagi warga sipil dan properti sipil," katanya.

Diketahui, perang tersebut meletus pada 10 Mei setelah kisruh di kompleks Masjid Al-Aqsa. Israel mengklaim telah menyerang lebih dari 1.000 target selama pertempuran.

Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, akibat serangan Israel, sekitar 254 orang tewas, termasuk di antaranya 67 anak-anak dan 39 wanita. Hamas melaporkan 80 anggotanya tewas, sementara Israel mengklaim jumlah yang jauh lebih tinggi.

Di pihak Israel, 12 warga sipil, termasuk dua anak-anak, tewas. Lalu juga ada satu tentara Israel yang tewas.

(isa/dnu)