Ribuan Warga Australia Protes Lockdown di Sydney dan Melbourne

Rita Uli Hutapea - detikNews
Sabtu, 24 Jul 2021 13:18 WIB
SYDNEY, AUSTRALIA - JUNE 24:  The Opera House cafe area and surrounds are seen empty of people at Circular Quay on June 24, 2021 in Sydney, Australia. A steady increase in Covid-19 cases in Sydney prompted the government to impose greater restrictions including a mandatory mask mandate indoors and limits on gatherings and movement. Several Sydney suburbs have been declared federal Covid-19 hotspots. (Photo by Lisa Maree Williams/Getty Images)
ilustrasi (Foto: Getty Images/Lisa Maree Williams)
Jakarta -

Ribuan demonstran berkumpul di dua kota terbesar Australia pada hari Sabtu (24/7) ini untuk memprotes lockdown yang diterapkan untuk mengendalikan penularan infeksi virus Corona.

Beberapa demonstran ditangkap di Sydney setelah bentrokan dengan polisi.

Seperti diberitakan kantor berita AFP, Sabtu (24/7/2021), sebuah kelompok menyerang petugas berkuda sambil melemparkan tanaman pot dan botol, saat para penentang lockdown di Sydney turun ke jalan.

Di kota Melbourne, media lokal melaporkan ribuan pengunjuk rasa memadati jalan-jalan setelah berkumpul di luar gedung parlemen negara bagian pada sore hari.

Para demonstran tanpa masker beraksi sehari setelah pihak berwenang menyarankan pembatasan dapat tetap berlaku hingga Oktober mendatang.

Polisi di Sydney mengatakan mereka telah melancarkan "operasi kepolisian dengan visibilitas tinggi" sebagai tanggapan atas protes tersebut.

"Sejauh ini selama operasi, sejumlah orang telah ditangkap," kata kepolisian.

Tonton juga Video: Terdeteksi 65 Kasus Covid-19 saat Sydney Lockdown

[Gambas:Video 20detik]