Corona AS Melonjak, Pejabat Republik Ramai-ramai Serukan Vaksinasi

Rita Uli Hutapea - detikNews
Jumat, 23 Jul 2021 09:57 WIB
Jumlah kasus COVID-19 di Negeri Paman Sam kembali melonjak dalam beberapa pekan terakhir. Hal itu terjadi karena maraknya disinformasi dan hoaks soal vaksin.
ilustrasi (Foto: AP Photo)

Scalise telah ragu-ragu selama berbulan-bulan untuk mendapatkan vaksinasi, tetapi dia menerima vaksin minggu ini karena "dengan varian Delta, saya merasa saya menginginkan tingkat perlindungan ekstra."

Anggota GOP Doctors Caucus, Marinnette Miller-Meeks telah muncul dalam pengumuman layanan masyarakat yang mendesak orang-orang untuk divaksinasi, dan mengatakan dia telah memberikan vaksinasi kepada penduduk di distrik Iowa-nya.

"Tidak ada satu dokter pun di sini yang tidak ingin orang divaksinasi," ujar anggota kongres Greg Murphy.

Pemimpin Minoritas Senat dari Partai Republik Mitch McConnell juga menyerukan hal senada.

"Jika ada orang di luar sana yang mau mendengarkan, dapatkan vaksinasi," katanya, mendesak warga untuk mengabaikan "nasihat yang sangat buruk" yang telah beredar selama pandemi.

Di Amerika, keengganan warga untuk divaksin sering didasarkan pada anggapan bahwa vaksin Corona hanya diberi lampu hijau untuk penggunaan darurat dan bukan otorisasi penuh, atau klaim tak berdasar bahwa vaksin menyertakan microchip untuk melacak warga.

Kini, bahkan beberapa gubernur Republik - termasuk beberapa yang telah menentang upaya anti-pandemi federal - mendesak penduduk untuk divaksinasi.

Di Arkansas, salah satu negara bagian yang mencatat lonjakan tinggi kasus COVID-19, Gubernur Asa Hutchinson melakukan tur tujuh kota untuk memohon para skeptis agar berubah pikiran.

"Vaksin membuat orang tetap hidup," tegasnya.


(ita/ita)