Berang, Turki Tuduh Israel Langgar Kesucian Kompleks Masjid Al-Aqsa

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 19 Jul 2021 13:56 WIB
Masjid Al Aqsa di Yerusalem
Ilustrasi -- Masjid Al-Aqsa di Yerusalem (dok. detikcom/Erwin Dariyanto)
Ankara -

Kecaman untuk Israel datang dari otoritas Turki terkait peristiwa terbaru di kompleks Masjid Al-Aqsa pada Minggu (18/7) waktu setempat. Pemerintah Turki geram dan menuduh Israel mengganggu ibadah jemaah Palestina dan mengizinkan pemukim Yahudi menyerbu masuk ke kompleks Masjid Al-Aqsa.

Seperti dilansir media lokal Turki, Daily Sabah, Senin (19/7/2021), Kementerian Luar Negeri Turki dalam pernyataannya menuduh tentara Israel telah 'melanggar kesucian Haram Al-Sharif'.

Kompleks Al Haram al-Sharif yang menjadi lokasi Masjid Al-Aqsa, juga disucikan oleh warga Yahudi yang menyebutnya sebagai Temple Mount dan diyakini menjadi lokasi dua kuil Yahudi pada era-Alkitab.

"Kami mengecam pasukan Israel yang melanggar kesucian Haram al-Sharif sekali lagi dengan membiarkan kelompok rasis (Israel) untuk menyerbu Masjid Al-Aqsa, mengganggu ibadah warga sipil Palestina dengan granat kejut dan menahan sejumlah warga sipil Palestina, termasuk anak-anak dan wanita, dalam gambar-gambar yang menyinggung martabat manusia," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Turki.

Pernyataan itu menambahkan bahwa 'sangat berbahaya' untuk provokasi semacam itu terus berlanjut di tengah situasi terkini di mana ketegangan akibat serangan Israel terhadap Masjid Al-Aqsa pada Mei lalu masih segar dalam ingatan.

"Kami menekankan kembali seruan kami kepada pemerintah Israel untuk mengakhiri aksi dan serangan provokatif ini sesegera mungkin," tegas pernyataan Kementerian Luar Negeri Turki.

Laporan lembaga Palestina menyebut bahwa lebih dari 500 pemukim Israel memaksa masuk ke kompleks Masjid Al-Aqsa pada Minggu (18/7) waktu setempat, di tengah ketegangan terkait rencana penyerbuan para pemukim ke titik rawan konflik tersebut.