Perkosa Wanita di Stadion Olimpiade Tokyo, Pria Uzbekistan Ditangkap

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 19 Jul 2021 10:25 WIB
This aerial photo shows the National Stadium in Tokyo, Japan Monday, June 21, 2021. Fans will be banned from Tokyo-area stadiums and arenas when the Olympics begin in two weeks, the city’s governor said Thursday after meeting with organizers of the pandemic-postponed games.(Kyodo News via AP)
Ilustrasi (dok. Kyodo News via AP)
Tokyo -

Seorang pria asing berkewarganegaraan Uzbekistan ditangkap atas dugaan pemerkosaan di Stadion Olimpiade Tokyo, Jepang. Tindak pemerkosaan itu terjadi pekan lalu.

Seperti dilansir AFP, Senin (19/7/2021), pelaku diidentifikasi sebagai seorang pria berusia 30 tahun yang bernama Davronbek Rakhmatullaev. Dia disebut sebagai mahasiswa asing di Jepang dan menjadi pekerja paruh waktu terkait Olimpiade Tokyo.

Kepolisian Metropolitan Tokyo menyatakan bahwa pelaku memperkosa seorang wanita Jepang berusia 20-an tahun pada Jumat (16/7) malam waktu setempat. Pihak kepolisian tidak menyebut lebih lanjut lokasi tindak pidana itu.

Namun laporan media lokal menyebut pelaku mengenal korban pada hari yang sama saat kejadian dan melakukan penyerangan seksual terhadapnya di dekat area kursi penonton di stadion setelah mereka menonton latihan seremoni pembukaan Olimpiade Tokyo.

Media Jepang lainnya, Kyodo News, menyebut baik pelaku maupun korban sama-sama pekerja paruh waktu terkait pertandingan Olimpiade Tokyo. Keduanya disebut telah bekerja di area stadion sebelum menonton latihan seremoni pembukaan.

Laporan televisi nasional Jepang, NHK, menyebut pelaku menyangkal tuduhan pemerkosaan yang dijeratkan terhadapnya dan bersikeras menyatakan korban tidak menolak dirinya.

Seremoni pembukaan Olimpiade Tokyo yang tertunda pandemi virus Corona (COVID-19) akan digelar pada Jumat (23/7) waktu setempat.

Pihak penyelenggara dipaksa untuk melarang para penonton dari seluruh pertandingan dan acara selama Olimpiade, termasuk seremoni pembukaan yang digelar di stadion utama berkapasitas 68.000 orang yang juga akan menjadi lokasi pertandingan atletik dan sepakbola.

(nvc/ita)