Kasus Kematian Harian Corona di Malaysia Pecah Rekor!

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Minggu, 18 Jul 2021 12:14 WIB
Police officers check vehicles at a roadblock to ensure that people abide by a movement control order on the outskirts of Kuala Lumpur, Malaysia, Wednesday, Oct. 14, 2020. Malaysia will restrict movements in its biggest city Kuala Lumpur, neighboring Selangor state and the administrative capital of Putrajaya from Wednesday to curb a sharp rise in coronavirus cases. (AP Photo/Vincent Thian)
Ilustrasi (Foto: AP/Vincent Thian)
Jakarta -

Malaysia mencatatkan rekor kematian harian baru COVID-19. Tercatat kematian harian mencapai 138 kasus pada Sabtu (17/7), sehingga mencatatkan total kumulatif 6.866 kasus kematian COVID-19 sejak awal pandemi.

Seperti dilansir The Star dan Bernama, Minggu (18/7/2021) Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia Tan Sri Dr Noor Hisham Abdullah menyebut dari total 138 kasus kematian, 128 diantaranya dialami warga negara Malaysia. Sedangkan 10 kasus lainnya dialami warga negara asing (WNA).

Sementara itu, kasus harian COVID-19 dilaporkan mencapai 12.528, dimana 12.509 adalah transmisi lokal, sementara 19 lainnya kasus impor.

"Saat ini ada 119.814 kasus aktif, sedangkan total pasien Covid-19 yang dirawat di ICU sebanyak 908 orang dengan 425 orang di antaranya mengalami masalah pernapasan," katanya.

Untuk kesembuhan, total 6.629 orang sembuh, sehingga total kasus sembuh menjadi 779.171 sejauh ini.

Lebih dari 98% kasus harian baru COVID-19 pada Sabtu (17/7) tidak menunjukkan gejala, atau hanya memiliki gejala ringan. Lebih dari separuh kasus baru (6.840) atau 54,6% diklasifikasikan sebagai Kategori 1 (tanpa gejala), dan 5.468 kasus (43,6%) dalam Kategori 2 (gejala ringan).

Sebanyak 112 kasus atau 0,9% tergolong Kategori 3 (mengalami radang paru-paru), dan 44 kasus (0,4%) masuk Kategori 4, artinya mengalami radang paru-paru dan membutuhkan oksigen.
Sebanyak 64 kasus, atau 0,5% berada di Kategori 5, yang berarti mereka adalah kasus kritis yang membutuhkan ventilator.

Berikut Data Kasus Kematian Harian COVID-19 Malaysia pada Sabtu (17/7) yang disampaikan Dr Noor Hisham Abdullah:
1. 46 kematian di Selangor
2. 20 kematian di Negeri Sembilan
3. 16 kematian di Kuala Lumpur
4. 16 kematian di Johor
5. 12 kematian di Pahang
6. 11 kematian di Melaka
7. 7 kematian di Kedah
8. 4 kematian di Perak
9. 3 kematian di Penang
10. 2 kematian di Terengganu
11. 1 kematian di Sabah

Warga Malaysia Diminta Tak Picu Klaster Baru Jelang Idul Adha

Dr Noor Hisham Abdullah, memperingatkan warga Malaysia agar tidak memicu klaster baru dengan saling berkunjung atau bepergian ke luar batas negara di masa perayaan Hari Raya Idul Fitri. Menurutnya, banyak klaster COVID-19 yang muncul karena perilaku lalai selama perayaan serupa sebelumnya.

"Kementerian Kesehatan menghimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai dan tidak mengulangi sikap yang tidak bertanggung jawab, terutama saat perayaan Hari Raya Idul Adha yang akan jatuh pada Selasa (20 Juli). Masyarakat diingatkan bahwa larangan perjalanan lintas kabupaten dan antar negara bagian masih berlaku. Begitu juga larangan kunjungan untuk merayakan Idul Adha. Jangan sampai kemeriahan merayakan Hari Raya Aidiladha membuat kita semua 'dikorbankan' untuk COVID-19," ujarnya dalam keterangan tertulis.

Simak juga 'Malaysia Perpanjang Lockdown, Ini Kata Warganya':

[Gambas:Video 20detik]



(izt/dhn)