PBB Serukan Rekonsiliasi dengan Rohingya, Junta Myanmar Geram

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 15 Jul 2021 10:33 WIB
Aung San Suu Kyi  ditahan militer, masa partainya berkuasa ribuan warga Rohingya tepaksa meninggalkan kampung halamanya, simak lagi foto-fotonya.
warga Rohingya di Myanmar (Foto: Getty Images)

Lebih dari 700.000 warga Rohingya saat ini tinggal di kamp-kamp pengungsian di Bangladesh setelah operasi militer mematikan tahun 2017 di wilayah Rakhine, yang kini membuat Myanmar menghadapi tuduhan genosida.

Pemimpin junta militer Myanmar, Jenderal Min Aung Hlaing, menolak istilah Rohingya sebagai 'istilah imajiner'.

Resolusi PBB itu juga menyuarakan 'dukungan tegas bagi rakyat Myanmar dan aspirasi demokrasi mereka' dan menyerukan gencatan senjata segera untuk pertempuran yang masih berlangsung. Diketahui bahwa lebih dari 900 orang tewas di tangan militer Myanmar sejak kudeta.

China yang merupakan salah satu dari 47 negara anggota Dewan HAM PBB, menyatakan tidak bisa bergabung dengan konsensus itu.


(nvc/ita)