Menteri Dalam Negeri Ukraina Ajukan Pengunduran Diri

Arief Ikhsanudin - detikNews
Rabu, 14 Jul 2021 01:23 WIB
Ukrainian Interior Minister Arsen Avakov speaks to the media at the scene after police freed all hostages from a bus and arrested the armed man who held them for over 12 hours in the city of Lutsk, some 400 kilometres (250 miles) from the capital Kiev, on July 21, 2020. - The siege of a bus with 13 passengers by an armed man on Tuesday has ended with all the hostages freed, Ukrainian police said. (Photo by YURIY DYACHYSHYN / AFP)
Menteri Dalam Negeri Ukraina Arsen Avakov (AFP/YURIY DYACHYSHYN ).
Kiev -

Menteri Dalam Negeri Ukraina, Arsen Avakov mengajukan surat mengundurkan diri. Dia telah memegang jabatan tersebut selama enam tahun.

Dilansir dari AFP, surat pengunduran diri tersebut diserahkan pada Selasa (14/7/2021). Dia merupakan orang berpengaruh di Ukrania.

Avakov diangkat menjadi menteri dalam negeri di tengah revolusi Maidan di Kiev pada Februari 2012. Mantan pengusaha kaya itu adalah anggota terakhir pemerintah yang naik ke tumpak kekuasaan setelah revolusi Pro-Uni Eropa.

"Saya meminta anda untuk menerima pengunduran diri dari jabatan menteri dalam negeri," tulusnya dalam surat resmi pengunduran dirinya kepada parlemen.

Pengunduran diri pejabat menteri di Ukraina, harus disahkan parlemen dengan pemungutan suara.

Avakov tidak menyebut alasan pengunduran diri. Tapi, sumber yang dekat dengan menteri mengatakan kepada AFP bahwa keputusan itu dapat diambil atas permintaan Presiden Volodymyr Zelensky.

Diketahui, Avakov beberapa kali selamat dari skandal politik dan mempertahankan posisinya setelah pemilu 2019 memenangkan Zelensky.

Opisisi dan aktivis hak asasi manusia (HAM) telah berulang kali menuntut pengunduran dirinya. Menuduhnya menutup mata terhadap pelanggaran polisi dan korupsi.

Lihat juga Video: Presiden Ukraina Bertemu Sejumlah Senator AS

[Gambas:Video 20detik]



(aik/aik)