Round-Up

Titik Terang soal Dalang Pembunuh Presiden Haiti Bermotif Politik

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 13 Jul 2021 05:30 WIB
Presiden Haiti, Jovenel Moise, tewas dibunuh dalam serangan di kediaman pribadinya pada Rabu (7/7) dini hari.
Presiden Haiti Jovenel Moise (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Motif dibalik pembunuhan Presiden Haiti Jovenel Moise mulai menemui titik terang. Seorang pria yang ditangkap Kepolisian Haiti disebut memiliki 'tujuan politik' dalam merekrut sekelompok pria bersenjata yang membunuh Presiden Jovenel Moise pekan lalu.

Seperti dilansir AFP dan Associated Press, Senin (12/7/2021), seorang pria berkewarganegaraan Haiti ini diduga bekerja dengan dalang utama pembunuhan Moise yang masih misterius. Kepala Kepolisian Haiti, Leon Charles, mengidentifikasi pria Haiti yang ditangkap itu sebagai Christian Emmanuel Sanon (63) yang disebut tinggal di Florida, Amerika Serikat (AS). Sanon disebut tiba di Haiti pada Juni lalu dengan jet pribadi, didampingi sejumlah warga Kolombia.

"Ini adalah individu yang memasuki Haiti dengan pesawat pribadi dengan tujuan politik," tutur Charles dalam konferensi pers pada Minggu (11/7) waktu setempat.

Disebutkan Charles bahwa Sanon diduga bekerja dengan dalang utama dan para eksekutor pembunuhan Moise. Namun dia tidak menyebut lebih lanjut soal dugaan dalang utama di balik pembunuhan ini.

Charles juga mengungkapkan bahwa pria-pria bersenjata itu awalnya ditugaskan untuk menangkap Moise, namun tujuan akhirnya berubah. Rencana pembunuhan Moise disusun dari dalam wilayah Haiti.

"Misi mereka berubah," ungkap Charles. "Sebanyak 22 individu lainnya memasuki Haiti," imbuhnya.

Dituturkan Charles bahwa total 26 warga Kolombia diduga terlibat dalam pembunuhan Moise. Sekitar 18 orang di antaranya telah ditangkap bersama tiga warga Haiti. Dia menambahkan bahwa tiga tersangka tewas dibunuh dan lima tersangka lainnya masih buron.

"Mereka individu berbahaya. Saya berbicara soal komando, komando khusus," sebutnya.

Lihat Video: Kelompok Geng Bersenjata Berkeliaran di Haiti Pasca Presiden Tewas

[Gambas:Video 20detik]