Lebanon Krisis Ekonomi, Qatar Akan Kirim 70 Ton Makanan Tiap Bulan

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 09 Jul 2021 12:21 WIB
In this photo released by the Lebanese Army official website, Lebanese Army Commander Gen. Joseph Aoun, right, meets with Qatars Deputy Prime Minister and Foreign Minister Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al-Thani, at the defense ministry, in Beirut, Lebanon, Tuesday, July 6, 2021. Qatars Foreign Minster is in Beirut for one day visit to meet with Lebanese officials. (Lebanese Army Website via AP)
Menlu Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al-Thani saat bertemu Komandan Militer Lebanon, Jenderal Joseph Aoun, di Beirut (Lebanese Army Website via AP)
Doha -

Pemerintah Qatar akan memberikan bantuan pangan untuk Angkatan Bersenjata Lebanon di tengah krisis ekonomi parah yang melanda negara tersebut.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (9/6/2021), Komandan Militer Lebanon, Jenderal Joseph Aoun, menyerukan kepada kekuatan dunia dalam pertemuan di Prancis bulan lalu untuk membantu tentara Lebanon, yang upahnya merosot drastis setelah mata uang Pound Lebanon kehilangan nilainya hingga 90 persen dan inflasi melonjak.

Laporan kantor berita Qatar, QNA, menyebut bahwa donasi pangan dari Qatar untuk Lebanon itu diumumkan pada Selasa (6/7) waktu setempat saat Menteri Luar Negeri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al-Thani mengunjungi Beirut.

QNA tidak memberikan informasi secara detail soal tawaran bantuan pangan itu. Hanya disebutkan bahwa otoritas Qatar akan mengirimkan 70 ton pasokan makanan setiap bulannya kepada tentara Lebanon.

Dalam kunjungannya, Sheikh Mohammed mendorong pihak-pihak di Lebanon untuk membentuk pemerintahan baru 'demi mencapai stablilitas'.

Para politikus Lebanon diketahui menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk berselisih tanpa menyepakati pembentukan pemerintahan baru yang diperlukan untuk membuka aliran bantuan internasional.

Kabinet Lebanon mengundurkan diri setelah ledakan dahsyat mengguncang pelabuhan Beirut pada Agustus tahun lalu. Lebanon dikelola oleh pemerintahan sementara sejak saat itu dan krisis ekonomi yang melanda negara yang terlilit utang ini semakin parah.

Simak Video: Krisis Ekonomi Lebanon Bikin Obat dan Bahan Bakar Langka

[Gambas:Video 20detik]