International Updates

Inggris Lepas Masker-Tak Lagi Jaga Jarak, 88 Orang Ditembak di Chicago

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 06 Jul 2021 18:46 WIB
Jakarta -

Perdana Menteri (PM) Inggris, Boris Johnson, menetapkan rencana yang menjadi langkah akhir dalam melonggarkan lockdown virus Corona (COVID-19). Langkah akhir itu mencakup pencabutan aturan social distancing dan wajib masker bagi publik, serta mengakhiri imbauan bekerja dari rumah (WFH).

Seperti dilansir Reuters, Selasa (6/7/2021), PM Johnson memperkirakan pencabutan pembatasan Corona akan berlaku mulai 19 Juli mendatang. Keputusan akhir pemerintah akan diumumkan secara resmi pada 12 Juli.

Sejumlah elemen, termasuk kebijakan pendidikan dan perjalanan, akan diumumkan pada akhir pekan ini.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Selasa (6/7/2021):

- Militer AS Tembak Jatuh Drone Peledak di Atas Kedutaan di Irak-

Pasukan militer Amerika Serikat (AS) menembak jatuh sebuah drone bermuatan peledak yang mengudara di atas Kedutaan Besar AS di Baghdad, Irak. Hal ini terjadi beberapa jam setelah serangan roket melanda pangkalan militer yang menjadi markas tentara AS di bagian barat Irak.

Seperti dilansir AFP, Selasa (6/7/2021), laporan reporter AS menyebut sistem pertahanan udara AS menembakkan sejumlah roket ke udara di wilayah Baghdad pada Senin (5/7) malam waktu setempat.

Sejumlah sumber keamanan Irak menambahkan bahwa rentetan roket menjatuhkan sebuah drone yang bermuatan peledak.

Laporan Reuters yang mengutip dua sumber keamanan Irak menyatakan drone tersebut gagal mencapai kompleks kedutaan AS. Disebutkan juga oleh kedua sumber bahwa tidak ada korban jiwa akibat serangan drone ini.

- Mengerikan! 88 Orang Ditembak di Chicago di Hari Kemerdekaan AS

Amerika Serikat merayakan Hari Kemerdekaan 4 Juli dengan parade, barbecue, dan kembang api. Namun, di Chicago yang marak dengan kekerasan, tercatat sebanyak 88 orang ditembak, 14 orang di antaranya tewas, dalam berbagai insiden penembakan di Hari Kemerdekaan AS itu.

Seperti diberitakan kantor berita AFP, Selasa (6/7/2021), kekerasan liburan akhir pekan itu terjadi seiring meningkatnya perhatian media dan polisi terhadap masalah kekerasan yang telah melanda Chicago sepanjang tahun.

Chicago merupakan kota terbesar ketiga di AS yang tahun 2020 lalu mencatat 777 kasus pembunuhan, yang merupakan tahun paling mematikan kedua di Chicago dalam dua dekade terakhir, dan melebihi angka kasus gabungan New York dan Los Angeles.

Tahun lalu, 87 orang ditembak di Chicago, 17 orang di antaranya tewas, selama empat hari termasuk 4 Juli. Itu sehari lebih banyak dari liburan akhir pekan ini, jadi kekerasan senjata 4 Juli tahun ini lebih buruk.

- Israel Laporkan Penurunan Efektivitas Vaksin Pfizer

Otoritas Israel melaporkan penurunan efektivitas vaksin virus Corona (COVID-19) buatan Pfizer-BioNTech dalam mencegah penularan dan penyakit bergejala. Namun, ditegaskan Israel bahwa vaksin Pfizer-BioNTech tetap sangat efektif dalam mencegah penyakit parah.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (6/7/2021), penurunan efektivitas vaksin Pfizer-BioNTech itu terdeteksi bertepatan dengan menyebarnya Corona varian Delta dan diakhirinya pembatasan social distancing di Israel.