Paus Fransiskus Jalani Operasi Akibat Radang Usus Besar

Tim detikcom - detikNews
Senin, 05 Jul 2021 07:12 WIB
Pope Francis speaks from the window of his studio overlooking St. Peters Square at The Vatican to a crowd of faithful and pilgrims gathered for the Sunday Angelus noon prayer, Sunday, June 6, 2021. Pope Francis has expressed sorrow over the discovery in Canada of the remains of 215 boarding school students but didnt offer the apology sought by the Canadian prime minister. Francis in public remarks on Sunday called on political and church authorities to work to shed light “on this sad affair” and to foster healing. (AP Photo/Domenico Stinellis)
Paus Fransiskus (Foto: AP Photo/Domenico Stinellis)
Vatikan -

Paus Fransiskus menjalani operasi untuk usus besar yang meradang. Hal itu diketahui lewat pernyataan dari Vatikan.

Dilansir dari AFP, Senin (5/7/2021), Paus dirawat di Rumah Sakit Universitas Gemelli Roma. Vatikan menyebut perawatan itu dilakukan untuk operasi terjadwal stenosis divertikular simtomatik usus besar.

Kondisi ini disebut menyebabkan peradangan divertikulum yang berpotensi menyakitkan, kantong yang dapat terbentuk di dinding usus besar dan cenderung berkembang biak seiring bertambahnya usia. Komplikasi potensial adalah penyempitan usus besar yang tidak normal.

Pada Minggu (4/7) pagi, Paus sempat memberikan doa Angelus mingguan di Lapangan Santo Petrus. Di sana, dia mengumumkan bahwa dia akan mengunjungi Slovakia pada bulan September setelah singgah sebentar di Hongaria untuk merayakan misa di Budapest.

Pada sore hari, Paus tiba di klinik ditemani oleh sopirnya dan seorang pembantu dekatnya. Media Italia mengatakan Paus berada di ruang operasi beberapa jam kemudian.

Setelah operasi, sebuah pernyataan dari Vatikan mengatakan dia telah bereaksi dengan baik terhadap operasi tersebut. Paus diperkirakan akan menghabiskan malam di rumah sakit.

Dalam beberapa tahun terakhir, Paus harus membatalkan beberapa penampilan publik dan terkadang mengalami kesulitan berjalan. Lahir pada 17 Desember 1936 di Argentina, Paus Fransiskus kehilangan sebagian paru-paru kanannya pada usia 21 tahun. Dia juga menderita masalah pinggul dan linu panggul.

Kunjungan Paus Fransiskus ke Slovakia akan mencakup kota Bratislava, Presov, Kosice dan Sastin. Meskipun rencana lebih rinci untuk perjalanan itu akan diumumkan kemudian, tidak ada indikasi bahwa Paus bermaksud untuk bertemu dengan para pemimpin politik Hongaria selama kunjungannya di Budapest.

(haf/lir)