Kecelakaan Pesawat Militer di Filipina, 17 Orang Tewas

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 04 Jul 2021 14:38 WIB
Manila -

Pesawat militer gagal mendarat di Filipina hingga mengalami kecelakaan dan terbakar. Akibatnya 17 orang dilaporkan tewas, sementara 40 lainnya kini dalam perawatan medis.

"Sejauh ini 40 orang yang terluka berhasil diselamatkan dan 17 mayat ditemukan. Penyelamatan dan pemulihan sedang berlangsung," kata Menteri Pertahanan Filipina, Delfin Lorenzana, seperti dilansir dari Reuters dan AFP, Minggu (4/7/2021).

Lorenzana menyebut sebanyak 92 orang, kebanyakan dari mereka personil tentara, berada di dalam pesawat Hercules C-130 ketika kecelakaan terjadi. Kecelakaan terjadi saat mencoba mendarat di pulau Jolo, provinsi Sulu pada Minggu (4/7) pukul 11.30 waktu setempat.

"Sangat disayangkan, pesawat tersebut melesat dari landasan pacu dan berusaha mendapatkan kembali tenaganya tetapi gagal," kata Panglima Angkatan Bersenjata Jenderal Cirilito Sobejana.

Seorang juru bicara militer, Kolonel Edgard Arevalo, mengatakan tidak ada indikasi serangan terhadap pesawat tersebut. Namun penyelidikan terkait kecelakaan belum dimulai dan kini masih berfokus pada penyelamatan dan perawatan para korban.

Dalam unggahan foto-foto di halaman Facebook media lokal, Pondohan TV, menunjukkan bangkai pesawat dilalap api. Kepulan asap hitam tebal membubung di atas rumah-rumah yang terletak di dekat lokasi kecelakaan.

Bulan lalu, sebuah helikopter militer Black Hawk jatuh saat misi latihan di sebelah utara ibu kota Manila. Sedikitnya enam orang tewas dalam kecelakaan tersebut.

Tiga pilot dan tiga penerbang lainnya tewas ketika pesawat seri S70-i tersebut jatuh di dekat tempat latihan Crow Valley di utara Manila, yang menyebabkan seluruh armada dilarang terbang.

(izt/dhn)