ADVERTISEMENT

Jaksa Brasil Akan Selidiki Bolsonaro terkait Korupsi Pengadaan Vaksin Corona

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 03 Jul 2021 15:50 WIB
Brazils President Jair Bolsonaro who is infected with COVID-19, wears a protective face mask as he waves to supporters during a Brazilian flag retreat ceremony outside his official residence the Alvorada Palace, in Brasilia, Brazil, Monday, July 20, 2020. (AP Photo/Eraldo Peres)
Jair Bolsonaro (dok. AP Photo/Eraldo Peres)

Diketahui bahwa penyelidikan terhadap seorang presiden yang masih aktif menjabat oleh kantor Jaksa Agung atau PGR harus mendapat izin resmi dari Mahkamah Agung Brasil. Pekan ini, salah satu hakim agung Brasil, Rosa Weber, memerintahkan agar permohonan penyelidikan segera diajukan.

Jaksa Agung Brasil, Augusto Aras, yang ditunjuk oleh Bolsonaro, sebelumnya bermaksud menunda penyelidikan hingga penyelidikan yang dilakukan Senat selesai dilakukan. Namun hakim agung Weber menolak permintaan itu.

Kantor kepresidenan Brasil belum memberikan komentarnya soal penyelidikan yang akan dilakukan Aras.

Secara terpisah, para Senator Brasil berargumen bahwa Bolsonaro gagal mengambil tindakan ketika diberitahu pada Maret lalu, oleh seorang pejabat Kementerian Kesehatan, Luis Ricardo Miranda, dan anggota parlemen Luis Miranda yang merupakan saudara laki-lakinya, soal dugaan penyimpangan dalam negosiasi pengadaan vaksin Covaxin produksi Bharat Biotech.

Pemerintah Brasil membantah adanya pelanggaran dan menegaskan bahwa Bolsonaro menyerahkan kasus Covaxin kepada Menteri Kesehatan, Jenderal Eduardo Pazuello, yang tidak menemukan adanya penyimpangan. Melalaikan tugas tergolong tindak pidana di Brasil.


(nvc/idh)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT