ADVERTISEMENT

International Updates

Taiwan Wajibkan Karantina 5 Negara Termasuk RI, Sydney Lockdown

Rita Uli Hutapea - detikNews
Jumat, 25 Jun 2021 17:44 WIB
Cek Fakta: Apa yang Kita Tahu Tentang Virus Corona Varian Delta?
Foto: DW (SoftNews)

"Kami mendapati bahwa pihak-pihak tertentu mengunggah status dan grafis yang menghina Islam di media sosial dalam upaya mereka mempromosikan gaya hidup LGBT," sebut Ahmad Marzuk dalam pernyataannya.

Malaysia yang berpenduduk total 32 juta jiwa ini diketahui memiliki sistem hukum jalur ganda, dengan hukum pidana Islam dan hukum keluarga berlaku bagi Muslim bersamaan dengan hukum sipil.

- Cegah Varian Delta, Taiwan Wajibkan Karantina 5 Negara Termasuk Indonesia

Otoritas Taiwan akan memperketat kontrol perbatasannya untuk mencegah masuknya kasus virus Corona (COVID-19) varian Delta yang sangat mudah menular. Taiwan mewajibkan orang-orang yang datang dari lima negara, termasuk Indonesia, untuk ditempatkan di fasilitas-fasilitas karantina terpusat.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (25/6/2021), Menteri Kesehatan Taiwan, Chen Shih-Chung, mengumumkan bahwa mulai Minggu (27/6) mendatang, kedatangan dari Bangladesh, Inggris, Indonesia, Israel dan Peru diwajibkan menjalani karantina selama 14 hari di fasilitas yang dikelola pemerintah.

Diketahui bahwa sebelumnya, orang-orang yang datang dari Brasil dan India telah diwajibkan menjalani karantina serupa. Seluruh karantina lainnya biasa dilakukan di rumah atau di hotel setempat selama 14 hari.

Tujuh kasus Corona varian Delta yang tercatat di Taiwan semuanya merupakan kasus impor yang terdeteksi dalam karantina.

- PM Pakistan Salahkan Pakaian Korban Pemerkosaan, Publik Marah

Perdana Menteri (PM) Pakistan, Imran Khan, menuai kemarahan publik setelah melontarkan komentar kontroversial soal kasus pemerkosaan. Dalam komentarnya, Khan menyalahkan para korban pemerkosaan yang disebutnya memakai pakaian minim.

Seperti dilansir AFP, Jumat (25/6/2021), Khan yang mantan pemain kriket dan dikenal playboy ini melontarkan komentar kontroversial itu dalam acara televisi Axios. Dia menyebut bahwa cara wanita berpakaian mempengaruhi perilaku kaum pria.

Komentar itu langsung menyulut kemarahan publik, terutama para aktivis wanita dan hak asasi manusia (HAM).

"Jika seorang wanita mengenakan pakaian minim, itu akan berdampak pada pria kecuali mereka robot. Itu nalar wajar," ucap Khan dalam komentar berbahasa Inggris ketika ditanya soal maraknya tindak kekerasan seksual dan pemerkosaan di Pakistan.


(ita/ita)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT