Ulama Bangladesh Rilis Fatwa Larang Emoji Facebook Dipakai Ejek Orang

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 24 Jun 2021 12:39 WIB
Ilustrasi Facebook
Ilustrasi (dok. Reuters)
Dhaka -

Seorang ulama terkenal di Bangladesh yang memiliki banyak pengikut, mengeluarkan sebuah fatwa yang melarang orang-orang menggunakan emoji 'haha' atau emoji tertawa pada Facebook untuk mengejek orang lain.

Seperti dilansir AFP, Kamis (24/6/2021), ulama bernama Ahmadullah yang memiliki lebih dari tiga juta follower di Facebook dan YouTube ini diketahui kerap tampil dalam acara televisi untuk membahas permasalahan keagamaan di negara mayoritas Muslim ini.

Pada Sabtu (19/6) lalu, dia memposting sebuah video berdurasi tiga menit yang isinya membahas soal orang-orang yang mengejek orang lain di Facebook dan mengeluarkan sebuah fatwa dengan menjelaskan bahwa 'benar-benar haram' bagi Muslim melakukan hal itu.

"Sekarang ini kita menggunakan emoji haha di Facebook untuk mengejek orang," kata Ahmadullah dalam video yang telah ditonton lebih dari 2 juta kali.

"Jika kita bereaksi dengan emoji haha murni karena kesenangan dan hal yang sama dimaksudkan oleh orang yang memposting konten itu, itu tidak apa-apa," imbuhnya.

"Tapi jika reaksi Anda dimaksudkan untuk mengejek atau mengolok-olok orang yang memposting atau memberikan komentar di media sosial, itu sungguh-sungguh dilarang dalam Islam," tegas Ahmadullah.

"Demi Allah, saya meminta Anda untuk menahan diri dari tindakan ini. Jangan bereaksi dengan 'haha' untuk mengejek seseorang. Jika Anda menyakiti seorang Muslim, dia mungkin merespons dengan bahasa yang buruk yang tidak terduga," imbaunya.