4 Agen Arab Saudi Pembunuh Khashoggi Pernah Latihan Paramiliter di AS

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 23 Jun 2021 11:46 WIB
FILE PHOTO: Saudi dissident Jamal Khashoggi speaks at an event hosted by Middle East Monitor in London Britain, September 29, 2018. Picture taken September 29, 2018. Middle East Monitor/Handout via REUTERS/File Photo  ATTENTION EDITORS - THIS IMAGE WAS PROVIDED BY A THIRD PARTY
Jamal Khashoggi (Middle East Monitor/Handout via REUTERS/File Photo)
Washington DC -

Empat agen Arab Saudi yang terlibat kasus pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi ternyata pernah menjalani pelatihan paramiliter di Amerika Serikat (AS). Latihan itu dilakukan di bawah kontrak yang disetujui oleh Departemen Luar Negeri AS.

Seperti dilansir Reuters dan AFP, Rabu (23/6/2021), informasi tersebut diungkapkan oleh media terkemuka AS, The New York Times (NYT), dalam laporan terbarunya yang dirilis Selasa (22/6) waktu setempat.

Pembunuhan Khashoggi terjadi di Konsulat Saudi di Istanbul, Turki, pada Oktober 2018. Pelatihan paramiliter itu diikuti oleh empat agen Saudi setahun sebelumnya.

Laporan NYT menyebut bahwa pelatihan itu diberikan oleh Tier 1 Group, yang dimiliki oleh perusahaan ekuitas swasta Cerberus Capital Management. Pelatihan itu disebut bersifat defensif serta dirancang untuk melindungi para pemimpin Saudi.

Langkah itu mendapat izin dari pemerintahan mantan Presiden Barack Obama tahun 2014 lalu. Pelatihannya berlanjut hingga setidaknya pada awal pemerintahan mantan Presiden Donald Trump.

Pihak Cerberus belum mengomentari laporan terbaru NYT ini.

Namun, pejabat eksekutif senior Cerberus, Louis Bremer, telah mengonfirmasi peran perusahaannya dalam melatih empat anggota tim pembunuh Khashoggi dalam jawaban tertulis untuk anggota Kongres AS, tahun lalu, saat dia ditanyai untuk pencalonannya menempati jabatan senior di Pentagon pada era Trump.

Disebutkan NYT bahwa para anggota Kongres AS tidak pernah menerima jawaban tertulis dari Bremer itu, karena pemerintahan Trump tampaknya tidak mengirimkannya kepada Kongres AS sebelum menarik pencalonan Bremer. NYT menyatakan Bremer memberikan dokumen itu kepada pihaknya.