International Updates

PLTN Iran Tiba-tiba Ditutup, China Suntikkan 1 Miliar Dosis Vaksin Corona

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 21 Jun 2021 18:22 WIB
FILE - In this Oct. 26, 2010 file photo, a worker rides a bicycle in front of the reactor building of the Bushehr nuclear power plant, just outside the southern city of Bushehr. Iran’s sole nuclear power plant has undergone a temporary emergency shutdown, state TV reported on Sunday, June 20, 2021. An official from the state electric energy company, Gholamali Rakhshanimehr, said on a talk show that the Bushehr plant shutdown began on Saturday and would last
Ilustrasi Pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr di Iran (Foto: AP Photo/Mehr News Agency, Majid Asgaripour, File)
Jakarta -

Pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) satu-satunya di Iran tiba-tiba ditutup secara darurat untuk sementara, yang tidak dijelaskan penyebabnya.

Seperti dilansir Associated Press, Senin (21/6/2021), seorang pejabat dari perusahaan energi listrik negara Tavanir, Gholamali Rakhshanimerh, menuturkan dalam sebuah acara bincang-bincang bahwa pembangkit nuklir Bushehr mati mulai Sabtu (19/6) waktu setempat.

Situasi itu, sebut Rakhshanimehr, akan berlangsung selama 'tiga hingga empat hari'.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Senin (21/6/2021):

- AS Uji Kapal Induk Terbaru dengan Ledakan Dahsyat di Laut

Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) telah memulai serentetan uji coba terhadap kapal induk terbaru dan paling canggih miliknya. Salah satu uji coba dilakukan dengan memicu ledakan dahsyat di lautan untuk menentukan apakah kapal induk terbaru itu siap untuk berperang.

Seperti dilansir AFP, Senin (21/6/2021), uji coba pertama, yang disebut sebagai Full Ship Shock Trials, digelar pada Jumat (18/6) waktu setempat ketika Angkatan Laut AS memicu ledakan besar di dekat kapal perang bernama USS Gerald R Ford itu.

Sejumlah foto dan video menunjukkan semburan air sangat besar di lautan yang menjadi lokasi uji coba. Disebutkan media-media AS bahwa hal itu dipicu oleh ledakan seberat 40 ribu pon atau 18.144 kilogram.

- Houthi Kirim 17 Drone Peledak ke Saudi, Negara Arab Mengecam!

Negara-negara dan organisasi Arab kompak mengecam serangan pemberontak Houthi ke wilayah Khamis Mushait dan Najran, Arab Saudi, pada akhir pekan. Houthi melancarkan total 17 serangan drone peledak dalam sehari, yang berhasil dihancurkan oleh sistem pertahanan udara Saudi.

Seperti dilansir Arab News, Senin (21/6/2021), sebuah drone yang dipasangi ranjau itu diterbangkan Houthi dari wilayah Yaman, dengan menargetkan wilayah Khamis Mushait, pada Sabtu (19/6) pagi waktu setempat.

Tujuh drone peledak lainnya dikirimkan Houthi ke wilayah selatan Saudi pada sore hari, namun serangan drone itu berhasil ditembak jatuh oleh sistem pertahanan udara Saudi, saat masih berada di wilayah udara Yaman.

Wilayah Khamis Mushait kembali menjadi target dua serangan drone Houthi pada malam harinya.

- Malaysia Tangkap 309 Imigran Ilegal Termasuk 193 WNI

Otoritas imigrasi Malaysia menangkap 309 imigran tanpa dokumen resmi dalam sebuah operasi terbaru pada Senin (21/6) dini hari waktu setempat. Dari jumlah tersebut, sebagian besar merupakan imigran ilegal asal Indonesia yang tinggal tanpa izin di Malaysia.

Selanjutnya
Halaman
1 2