Virus Corona Telah Merenggut 4 Juta Nyawa di Seluruh Dunia!

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 18 Jun 2021 18:27 WIB
Sars-CoV-19 test tube in purple protective glove, virus illustration on computer screen in background
Ilustrasi (dok. Getty Images/iStockphoto/PS3000)

Rumah-rumah sakit di Bolivia, Chile dan Uruguay kebanyakan merawat pasien Corona berusia antara 25-40 tahun, dengan tren meningkatkan pasien berusia lebih juga terus berlanjut. Di Sao Paulo, Brasil, sebanyak 80 persen dari pasien yang dirawat di Unit Perawatan Intensif (ICU) merupakan pasien Corona.

Melonjaknya kematian juga membebani kapasitas operasional krematorium di negara-negara berkembang dan para penggali makam di beberapa negara terpaksa memperluas area pemakaman untuk mayat yang terus berdatangan.

India dan Brasil menjadi negara yang melaporkan angka kematian Corona terbanyak setiap harinya dalam rata-rata tujuh hari, dan kini mengalami masalah dengan kremasi serta kurangnya pemakaman.

Masih menurut analisis Reuters, India menyumbang satu dati setiap tiga kematian Corona yang dilaporkan secara global setiap harinya.

Sementara itu, banyak pakar kesehatan yang meyakini jumlah kematian Corona resmi secara global masih jauh di bawah dari angka sebenarnya, dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bulan lalu memperkirakan jumlahnya jauh lebih tinggi.

Pekan lalu, negara bagian Bihar di India merevisi jumlah kematian Corona di wilayahnya menjadi naik secara tajam setelah mendapati ribuan kasus yang tidak dilaporkan. Hal ini semakin menambah kekhawatiran bahwa total kematian Corona di India secara signifikan jauh lebih banyak dari data resminya saat ini.


(nvc/ita)