Polisi China Tahan 8 Tersangka Atas Ledakan Gas yang Tewaskan 25 Orang

Rita Uli Hutapea - detikNews
Jumat, 18 Jun 2021 15:40 WIB
Ilustrasi Penjara
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta -

Polisi China menahan delapan tersangka atas ledakan gas yang menewaskan 25 orang di pusat kota Shiyan. Ledakan gas itu juga membuat beberapa bangunan hancur menjadi puing-puing.

Lebih dari seratus orang terluka dalam ledakan yang menghantam gedung dua lantai yang ramai, yang dipenuhi pembeli dan orang-orang yang sedang sarapan di kota Shiyan, provinsi Hubei pada Minggu (13/6) pagi waktu setempat.

Seperti diberitakan kantor berita AFP, Jumat (18/6/2021), pemerintah Shiyan mengatakan, delapan tersangka, termasuk manajer umum perusahaan yang memiliki pipa gas, telah ditahan.

Dalam pernyataannya, pemerintah Shiyan mengatakan, pihak berwenang menemukan bahwa "sistem manajemen keselamatan perusahaan tidak sehat" dan "ada cacat serius dalam pengoperasian peralatan terkait.

Ledakan itu terjadi di sebuah gedung yang sebelumnya merupakan tempat pembuatan rangka kendaraan. Beberapa orang yang selamat mengatakan kepada media lokal bahwa pipa gas telah rusak setelah pabrik dipindahkan tahun lalu.

Sekitar 900 orang di gedung-gedung sekitarnya dievakuasi setelah ledakan, yang membuat daerah itu penuh dengan puing-puing.

Kecelakaan industri sering terjadi di China karena standar keselamatan yang lemah dan korupsi di antara pejabat yang ditugaskan untuk menegakkannya.

Ledakan gas di Shiyan tersebut memicu pernyataan langka dari Presiden China Xi Jinping, yang mendesak para pejabat setempat untuk "memetik pelajaran mendalam dari insiden itu".

Pemerintah Shiyan mengatakan penyelidikan masih berlangsung dan bahwa "organisasi dan individu terkait akan dimintai pertanggungjawaban."

Lihat juga video 'Penampakan Pasar di China Hancur Akibat Ledakan Gas, 12 Orang Tewas':

[Gambas:Video 20detik]



(ita/ita)