Ledakan Bom Mobil Hantam Pangkalan Militer Kolombia, 36 Orang Luka

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 16 Jun 2021 13:28 WIB
Jakarta -

Ledakan bom mobil terjadi di dalam pangkalan militer di kota Cucuta, Kolombia. Sebanyak 36 orang luka-luka dalam ledakan tersebut.

Seperti diberitakan kantor berita AFP, Rabu (16/6/2021), para pejabat Kolombia menyalahkan serangan itu pada kelompok gerilyawan Tentara Pembebasan Nasional (ELN).

Menteri Pertahanan Diego Molano mengatakan, teori awalnya adalah bahwa anggota ELN berada di balik serangan bom itu. Dia pun mengutuk serangan itu sebagai "tindakan teroris."

Namun, ditambahkannya, keterlibatan gerilyawan FARC yang menolak menandatangani perjanjian damai 2016 dengan pemerintah juga tengah dalam penyelidikan.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Pertahanan menyatakan, dalam serangan itu, orang-orang tak dikenal yang menyamar sebagai pejabat publik melaju ke pangkalan militer dengan menggunakan sebuah mobil van pada Selasa (15/6) sore waktu setempat. Mereka kemudian memicu dua ledakan di dalam kendaraan tersebut.

Presiden Kolombia Ivan Duque dalam cuitannya di Twitter mengatakan bahwa dia melakukan perjalanan ke lokasi ledakan "untuk secara langsung meninjau situasi."

Sebelumnya pada 2019, Duque memutus negosiasi dengan ELN setelah serangan bom mobil di sebuah sekolah kadet di Bogota selatan yang menewaskan 22 siswa.