Diculik Kelompok Bersenjata, 8 Tentara Venezuela Telah Diselamatkan

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 01 Jun 2021 14:59 WIB
Tentara Venezuela didesak untuk segera berpihak
ilustrasi (Foto: BBC World)
Jakarta -

Delapan tentara Venezuela yang telah diculik oleh kelompok bersenjata yang beroperasi di perbatasan Kolombia, telah diselamatkan.

"Delapan profesional militer yang diculik oleh kelompok bersenjata ilegal Kolombia ... diselamatkan dalam operasi militer," kata Kementerian Pertahanan Venezuela dalam sebuah pernyataan.

Para prajurit tersebut "aman dan sehat," imbuh kementerian seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (1/6/2021).

Pernyataan itu juga mengatakan militer sedang mencari dua tentara yang hilang, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Angkatan Bersenjata Venezuela telah terlibat dalam bentrokan dengan kelompok bersenjata Kolombia di sepanjang perbatasan sejak 21 Maret lalu. Pertempuran itu telah menggusur ribuan warga sipil yang melarikan diri ke Kolombia.

Pada 15 Mei, pemerintah Venezuela mengutuk apa yang disebutnya sebagai "penculikan" delapan tentara oleh kelompok bersenjata Kolombia di sepanjang perbatasan.

"Kami berterima kasih kepada semua yang memungkinkan penyelamatan ini," kata Kementerian Pertahanan Venezuela dalam pernyataannya.

"Kami akan terus melawan organisasi yang ingin menggunakan wilayah nasional suci kami untuk melakukan kejahatan transnasional yang mempengaruhi perdamaian, pembangunan dan stabilitas negara," imbuhnya.

Otoritas Venezuela tidak menyebut nama kelompok bersenjata tersebut, selain menyebut mereka "teroris" atau mengaitkan mereka dengan perdagangan narkoba atau dengan Presiden Kolombia Ivan Duque.

Namun, sumber keamanan di Kolombia mengatakan mereka kemungkinan adalah pembangkang dari kelompok pemberontak Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia (FARC) yang sekarang dibubarkan.

(ita/ita)