Ancam Bunuh Peraih Nobel Malala Yousafzai, Ulama Pakistan Ditangkap

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 11 Jun 2021 14:10 WIB
FILE - In this Wednesday, May 29, 2019 file photo, Malala Yousafzai is interviewed ahead of the Cricket World Cup opening party along The Mall in London. Pakistani police have arrested a cleric after a video of him went viral on social media, in which he threatens Nobel Laureate Malala Yousafzai over her recent comments about marriage, officials said Thursday, June 10, 2021. (AP Photo/Kirsty Wigglesworth, file)
Malala Yousafzai dalam foto tahun 2019 (AP Photo/Kirsty Wigglesworth, file)

Malala yang kini berusia 23 tahun, menerima Nobel Perdamaian tahun 2014 atas upayanya melindungi anak-anak dari perbudakan, ekstremisme dan buruh anak. Dia sempat mengunjungi Pakistan sebentar tahun 2018 lalu.

Meski sudah lama tidak tinggal di negaranya, Malala tetap populer di Pakistan, namun itu juga membuatnya banyak dikritik oleh kelompok Islamis dan garis keras.

Pada Februari lalu, penyerang Malala tahun 2012 lalu melontarkan ancaman baru untuk membunuh Malala, melalui sebuah tweet berbunyi: "Tidak akan ada kesalahan." Pihak Twitter telah menangguhkan akun tersebut secara permanen.

Ancaman itu membuat Malala melontarkan komentar via Twitter yang meminta militer Pakistan dan Perdana Menteri Imran Khan untuk menjelaskan bagaimana tersangka penembakan dalam kasusnya, Ehsanullah Ehsan, berhasil kabur dari tahanan pemerintah.

Ehsan ditangkap tahun 2017, namun berhasil melarikan diri pada Januari 2020 dari sebuah rumah persembunyian yang digunakan badan intelijen Pakistan untuk menahannya. Situasi melingkupi penangkapan dan kaburnya Ehsan diselimuti misteri dan kontroversi.

Halaman

(nvc/ita)