Korban Tewas Tabrakan Kereta di Pakistan Bertambah Jadi 63 Orang

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 08 Jun 2021 13:34 WIB
Soldiers and volunteers work at the site of a train collision in Ghotki district in southern Pakistan, Monday, June 7, 2021. Two express trains collided in southern Pakistan early Monday, killing dozens of passengers, authorities said, as rescuers and villagers worked to pull injured people and more bodies from the wreckage. (AP Photo/Waleed Saddique)
tabrakan dua kereta di Pakistan menewaskan 63 orang (Foto: AP/Waleed Saddique)
Jakarta -

Korban tewas akibat tabrakan dua kereta api di Pakistan terus bertambah. Sejauh ini, menurut data terbaru, 63 orang tewas dalam tabrakan kereta di bagian terpencil provinsi Sindh tersebut.

Seperti dilansir dari kantor berita AFP, Selasa (8/6/2021), pejabat-pejabat Kereta Api Pakistan mengatakan, dari 63 korban jiwa tersebut termasuk 12 orang yang tak teridentifikasi.

Insiden tragis itu terjadi pada Senin (7/6) pukul 03.30 pagi waktu setempat di dekat Daharki, di bagian terpencil provinsi pedesaan Sindh, Pakistan. Sebuah kereta cepat yang menuju dari Karachi ke Sargodha tergelincir ke jalur yang dilalui kereta dari arah Rawalpindi di arah yang berlawanan. Sebuah kereta cepat lainnya kemudian menabrak kereta yang tergelincir tersebut.

Beberapa orang terjebak selama berjam-jam di antara serpihan gerbong yang hancur akibat tabrakan. Umar Tufail, seorang perwira senior polisi Daharki mengatakan bahwa puluhan orang lainnya luka-luka dalam kejadian tersebut.

Proses evakuasi pun berlangsung hingga Senin (7/6) malam waktu setempat. Tentara dan insinyur sipil memimpin upaya massal untuk membersihkan dan memperbaiki rel.

Tabrakan maut tersebut terjadi ketika sebagian penumpang tertidur. Para penumpang terpental, dan sebagian ada yang berusaha keluar dari gerbong ketika insiden terjadi.

"Kami menimpa satu sama lain, tapi itu tidak terlalu fatal," kata Akhtar Rajput, seorang penumpang di kereta yang tergelincir, kepada AFP.

Selanjutnya
Halaman
1 2