Serangan Rudal-Drone Houthi Tewaskan 8 Orang di Yaman, 27 Luka

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 11 Jun 2021 12:53 WIB
FILE - In this Sept. 21, 2019, file photo, Shiite Houthi tribesmen hold their weapons as they chant slogans during a tribal gathering showing support for the Houthi movement, in Sanaa, Yemen. The United Nations Human Rights Office of the High Commissioner replaced its chief in Yemen, Elobaid Ahmed Elobaid, nearly nine months after the Houthis who control northern Yemen denied him entry, documents dated Tuesday, June 9, 2020 obtained by The Associated Press show. (AP Photo/Hani Mohammed, File)
Ilustrasi -- Pemberontak Houthi di Yaman (AP Photo/Hani Mohammed, File)
Sanaa -

Sedikitnya delapan orang tewas setelah pemberontak Houthi di Yaman melancarkan sejumlah serangan rudal balistik dan drone yang dipasangi peledak. Serangan itu dilaporkan mengenai beberapa lokasi yang menjadi target di wilayah Marib.

Seperti dilansir Arab News dan Reuters, Jumat (11/6/2021), beberapa ledakan dengan suara gemuruh mengguncang Marib pada Kamis (10/6) tengah malam waktu setempat.

Menteri Informasi, Mummar al-Iryani, dalam pernyataan via Twitter menyebut serangan rudal dan drone itu dilancarkan oleh pemberontak Houthi, yang berupaya menguasai wilayah Marib yang kaya gas.

Disebutkan Al-Iryani bahwa serangan Houthi itu mengenai sebuah masjid, pusat komersial dan lembaga pemasyarakatan khusus wanita.

Al-Iryani menyebut delapan orang tewas dan 27 orang lainnya luka-luka akibat serangan itu.

Dua sumber medis menuturkan kepada Reuters bahwa rumah sakit setempat menerima lima korban tewas dan lebih dari 15 korban luka.

Direktur kantor Kementerian Kesehatan Marib, Abdul Aziz Al-Shadadi, menuturkan bahwa sejumlah ambulans merawat para korban di area-area yang menjadi target serangan Houthi. "Sejumlah ledakan terjadi di area permukiman yang berbeda di Marib," tutur Al-Shadadi.

Selanjutnya
Halaman
1 2