Konser Pertama Sejak Pandemi Digelar di Riyadh, Dihadiri Ratusan Orang

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 05 Jun 2021 10:10 WIB
The first concert in the Saudi capital Riyadh has been held since the start of the Covid-19 pandemic Fayez Nureldine AFP
Konser musik pertama digelar di Riyahd sejak pandemi Corona merajalela (Fayez Nureldine/AFP)
Riyadh -

Ratusan orang berkumpul untuk menghadiri konser di Riyadh, Arab Saudi, pada Kamis (4/6) waktu setempat. Konser ini merupakan yang pertama digelar di ibu kota Riyadh sejak pandemi virus Corona (COVID-19) merajalela pada awal tahun lalu.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (5/6/2021), konser yang digelar di sebuah restoran di salah satu hotel besar di Riyadh ini diwarnai oleh penampilan diva asal Suriah, Assala Nasri dan penyanyi Kuwait, Nabeel Shuail.

Sebelum aturan ketat diberlakukan setahun lalu untuk mengendalikan penyebaran Corona, Saudi mulai melonggarkan pembatasan hiburan yang berlaku selama bertahun-tahun, sebagai bagian dari upaya meningkatkan citra dan menarik turis asing.

"Ini merupakan konser pertama yang digelar di Saudi untuk waktu yang sangat lama," tutur salah satu penonton konser di Riyadh tersebut.

"Kami merasa senang datang dari Kuwait untuk menghadiri konser tersebut," ucap seorang turis asal Kuwait.

Otoritas Saudi secara resmi melaporkan lebih dari 454 ribu kasus Corona, dengan 7.408 kematian, di wilayahnya.

Konser di Riyadh ini bukan konser pertama di Saudi selama pandemi, karena penyanyi tenor Italia, Andre Bocelli, tampil di kota Hegra pada April lalu.

Diketahui bahwa Saudi telah menjamu banyak musisi internasional, mulai dari Janet Jackson, rapper 50 Cent hingga boyband K-pop ternama, BTS, dalam konser-konser yang tidak terbayangkan bisa digelar di negara konservatif ini sekitar empat tahun lalu.

Pandemi Corona menghambat dorongan ambisius Saudi dalam mengubah citra globalnya dan menarik lebih banyak turis. Namun negara ini terus menghadapi kritikan terkait rekam jejak penegakan hak asasi manusia (HAM), terutama tindakan membungkam perbedaan pendapat.

(nvc/idh)