Kabar Terbaru Penyebaran Virus Corona di India, Diperparah Jamur Putih

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 02 Jun 2021 17:01 WIB
Jumlah kasus COVID-19 di India terus meroket hingga tembus angka 24 juta. Informasi yang salah mengenai virus Corona pun melonjak seiring dengan meningkatnya jumlah kematian akibat COVID-19
Virus Corona di India kian diperparah dengan infeksi jamur (Foto: AP Photo/Channi Anand)
Jakarta -

Kasus virus Corona di India kian mengkhawatirkan. Kini ada infeksi jamur baru yakni jamur putih yang lebih mematikan bahkan kebal terhadap obat.

Sejumlah pasien yang terinfeksi COVID-19 berisiko terinfeksi jamur putih, yang memiliki tingkat kematian mencapai sekitar 70 persen. Risiko ini bertambah terhadap mereka yang dirawat di unit perawatan intensif di rumah sakit-rumah sakit seluruh dunia.

Mengutip dari BBC, berikut kabar terbaru penyebaran Virus Corona di India:

Infeksi Jamur Putih

Infeksi jamur putih menambah kian parahnya krisis virus Corona di India. Jamur yang ditemukan sekitar satu dekade lalu ini jadi salah satu jenis mikroba yang paling ditakuti di dunia.

Salah satunya yang terjadi pada seorang pasien COVID-19 yang berada di Unit Perawatan Intensif (ICU) rumah sakit di Kota Kolkata, India bagian timur. Pasien yang merupakan pria paruh baya kondisinya memburuk hingga dipasangkan ventilator dan diberi obat steroid.

Ada anggapan bahwa steroid menjadi obat manjur untuk pasien COVID-19 dengan kondisi kritis dan mengidap sakit parah. Meski begitu, para pakar menyebut obat ini mengurangi imunitas sekaligus menaikkan gula darah pasien.

Usai dirawat, pasien itu sudah pulih, Namun ternyata dokter menemukan pasien terinfeksi jamur putih yang kebal terhadap obat.

"Kami menyaksikan bertambahnya pasien yang menderita infeksi itu selama gelombang kedua COVID-19. Ada banyak orang sakit di ICU dan banyak dari mereka menerima dosis steroid tinggi. Itu bisa menjadi penyebab," kata Dr Om Srivastava, spesialis penyakit infeksi yang berbasis di Mumbai.

Apa itu jamur putih?

Jamur putih atau jamur Candida menjadi salah satu jamur yang mematikan bagi pasien virus Corona di India. Sebagian besar infeksi terjadi setelah seminggu atau 10 hari dirawat di ICU.

Dokter menyebut jamur ini menyebabkan infeksi aliran darah, namun juga bisa menjangkiti sistem pernapasan, sistem saraf pusat, organ dalam, dan kulit.

Gejala Infeksi Jamur Putih

Kian mengkhawatirkannya kasus virus Corona di India juga dipengaruhi infeksi jamur putih atau Candida. Ada sejumlah gejala yang biasa dirasakan.

Sesuai namanya, salah satu gejala yakni terjadinya sariawan berwarna putih pada hidung, mulut, paru-paru dan perut maupun dasar kuku.

Jika infeksi sudah kian parah (masuk ke dalam darah), gejala juga bisa membuat anjloknya tekanan darah, demam, sakit pada perut dan infeksi saluran kencing.

Apa Penyebabnya?

Virus Corona di India kian diperparah dengan infeksi jamur putih. Infeksi ini berisiko tinggi muncul pada pasien COVID-19 yang dibantu oleh mesin ventilator.

Sementara itu, ada sejumlah hal lain yang berpotensi terinfeksi jamur putih, seperti kelengahan dan keletihan yang dialami para tenaga medis.

"Dengan pandemi yang berkepanjangan, faktor kelengahan dan keletihan telah menimpa para tenaga medis. Praktik-praktik pengendalian infeksi pun berkurang. Itu yang jadi penyebab utama." kata ketua lembaga International Society of Human and Animal Mycology, Dr Arunaloke Chakrabarti.

Obat steroid dan obat-obatan lain yang melewati batas turut berisiko melemahkan sistem imunitas tubuh. Infeksi jamur ini kian memperparah kondisi pasien virus Corona di India.

(izt/imk)