Airlangga Lepas Bantuan 2.000 Tabung Oksigen Tahap Dua untuk India

Angga Laraspati - detikNews
Jumat, 28 Mei 2021 19:59 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto
Foto: istimewa
Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melepas bantuan tabung oksigen tahap kedua ke India sebanyak 2.000 tabung. Total, Indonesia telah mengirimkan 3.400 tabung oksigen setelah tahap pertama telah menyalurkan 1.400 tabung oksigen pada 10 Mei 2021.

Airlangga menuturkan aksi inisiatif yang merupakan kerja sama antara pemerintah dengan Asosiasi Gas Industri Indonesia tersebut merupakan bentuk solidaritas dari Indonesia kepada India.

"Ini juga sebagai pengingat bagi kita bahwa dalam menghadapi pandemi COVID-19 yang belum berakhir ini, kita harus menguatkan solidaritas dan terus bergandengan tangan sebagai sesama manusia agar pandemi ini bisa lebih mudah dihadapi dan dapat segera diakhiri," ungkap Airlangga dalam keterangan tertulis, Jumat (28/5/2021).

Menurut Airlangga, dalam masa sulit yang melanda India seperti saat ini, sudah semestinya bangsa Indonesia memberikan kemampuan terbaiknya untuk membantu saudara yang sedang membutuhkan.

"Tidak henti-hentinya saya berpesan kepada masyarakat Indonesia bahwa kita harus selalu waspada dan mengedepankan langkah-langkah antisipatif mengingat sekarang juga sedang terjadi tren kenaikan kasus harian dalam beberapa hari terakhir Pasca libur Idul Fitri. Pemerintah akan terus memonitor perkembangannya dalam 4-5 minggu ke depan," tutur Airlangga.

Ketua KPCPEN ini juga mengatakan Presiden Joko Widodo telah memberi arahan segala upaya yang telah dilakukan dalam rangka penanganan dan pengendalian COVID-19 di Tanah Air agar tidak diubah dan ditingkatkan performanya.

"Kita harus terus menegakkan kepatuhan dan kedisiplinan dalam penerapan protokol Kesehatan sebagai kunci dalam pencegahan COVID-19. Saya tidak akan pernah lelah untuk mengajak kita semua agar terus patuh dan disiplin, terutama dalam memakai masker, dan menghindari kerumunan. Jangan sampai kendor!" kata Airlangga.

Ketua Umum Partai Golkar ini juga mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan komitmen Kementerian Perindustrian yang telah berkoordinasi dengan AGII sebagai produsen gas oksigen dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyediaan bantuan oksigen untuk India.

"Semoga India dapat segera diberikan kemudahan untuk keluar dari kondisi yang sulit ini," ucapnya.

Sebagai informasi, kasus COVID-19 di India telah tercatat mencapai 27,4 juta kasus. Bahkan sudah menyebabkan sekitar 315 ribu kematian. Kasus aktif yang dihadapi India hingga kini masih berada pada kisaran angka 2,5 juta kasus aktif.

Dalam satu pekan terakhir, dilaporkan tambahan 1,6 juta kasus baru, dan lonjakan tinggi jumlah kematian harian. Ini membuat India menjadi negara dengan kasus COVID-19 kedua tertinggi di dunia setelah Amerika Serikat.

Selama ini India telah banyak membantu Indonesia dalam memenuhi suplai vaksin AstraZeneca yang diproduksi di negara itu melalui fasilitas multilateral COVAX.

(ega/ega)