4 Orang Tewas saat Bom Hantam Bus di Afghanistan, Termasuk 2 Dosen

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Minggu, 30 Mei 2021 04:08 WIB
Amerika Serikat khawatir penarikan tentara mereka dari Afghanistan akan membuat Taliban menguasai wilayah baru dengan cepat
Foto: Ilustrasi (BBC World)
Kabul -

Sedikitnya empat orang tewas dan beberapa lainnya luka-luka ketika sebuah bom di pinggir jalan menghantam bus mereka di Afghanistan. Empat orang tewas tersebut termasuk dua dosen universitas.

Seperti dilansir AFP, Minggu (30/5/2021), insiden itu terjadi ketika bus yang mereka tumpangi menghantam bahan peledak yang ditanam di jalan di Kota Charikar, kata juru bicara Kementerian Dalam Negeri Tareq Arian.

"Empat orang tewas dan 11 lainnya luka-luka," kata Arian kepada wartawan.

Kementerian Pendidikan Tinggi mengatakan setidaknya dua dari korban tewas adalah dosen di Universitas Al-Biruni, menambahkan bahwa yang terluka termasuk dekan universitas dan beberapa mahasiswa.

Abdullah Abdullah yang memimpin proses perdamaian negara itu, mengutuk insiden tersebut, yang disebutnya sebagai serangan teroris. Sejauh ini tidak ada kelompok yang mengklaim pemboman itu, dan Taliban membantah mereka terlibat.

Kekerasan telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir ketika pasukan pemerintah dan Taliban bentrok dalam pertempuran hampir setiap hari di pedesaan.

Taliban menyangkal pembunuhan warga sipil, tetapi bom pinggir jalan yang ditanam untuk menargetkan pasukan keamanan sering kali akhirnya melakukan hal itu.

Kelompok itu juga dituduh membunuh orang-orang terkemuka Afghanistan termasuk jurnalis, hakim, aktivis sipil, dan politisi dalam gelombang pembunuhan terarah di Kabul dan kota-kota lain.

Lihat Video: Bom Meledak di Masjid Afghanistan Tewaskan 12 Orang

[Gambas:Video 20detik]



(rfs/rfs)