Israel Serukan Bantuan untuk Gaza Tak Disalurkan Lewat Hamas

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 25 Mei 2021 14:31 WIB
Serangan udara Israel selama 11 hari di Jalur Gaza mengakibatkan sejumlahlah bangunan rusak. Begini penampakannya.
Dampak gempuran Israel di Gaza (dok. AP Photo)
Tel Aviv -

Seorang pejabat pertahanan Israel menyatakan bahwa bantuan untuk membangun kembali Gaza usai digempur militer Israel tidak seharusnya disalurkan melalui Hamas yang menguasai wilayah itu. Pejabat Israel ini mencetuskan agar bantuan disalurkan melalui 'mekanisme' internasional demi menjangkau langsung warga Gaza.

Seperti dilansir AFP, Selasa (25/5/2021), Israel diketahui menerapkan blokade terhadap Gaza sejak tahun 2007, saat Hamas mengambil alih wilayah itu. Dalam argumennya, Israel menegaskan blokade diperlukan untuk mengisolasi Hamas, yang dianggap sebagai organisasi teroris oleh banyak negara Barat.

Dituturkan pejabat pertahanan Israel yang tidak disebut namanya karena tidak berwenang bicara ke publik soal isu ini, bahwa bantuan kemanusiaan harus dikelola untuk memulihkan Gaza 'tanpa memberikan ancaman kepada Israel'.

Menurut pejabat Israel itu, penyaluran bantuan harus melibatkan Otoritas Palestina yang berbasis di Tepi Barat, yang pernah bekerja dengan Hamas sebelumnya dalam penyaluran donasi untuk Gaza.

Seruan ini disampaikan sehari sebelum Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Antony Blinken, mengunjungi kawasan Timur Tengah.

Presiden AS, Joe Biden, sebelumnya menyatakan bahwa kunjungan Blinken juga bertujuan mengatur 'upaya internasional terkoordinasi demi memastikan bantuan segera mencapai Gaza dalam cara yang menguntungkan orang-orang di sana dan bukan Hamas'.

Israel menggempur Gaza selama 11 hari dengan serangan udara dan artileri, sedangkan Hamas menembakkan lebih dari 4.000 roket dari Gaza, sebelum gencatan senjata mulai berlaku pada Jumat (21/5) lalu.

Simak juga 'Siswa di Ciamis Gelar Doa Bersama dan Galang Dana untuk Palestina':

[Gambas:Video 20detik]