PM Israel Umumkan David Barnea Jadi Bos Baru Mossad

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 25 Mei 2021 11:18 WIB
Israeli Prime Minister Benjamin Netanyahu announces full diplomatic ties will be established with the United Arab Emirates, during a news conference on Thursday, Aug. 13, 2020 in Jerusalem.  In a nationally broadcast statement, Netanyahu said the “full and official peace” with the UAE would lead to cooperation in many spheres between the countries and a “wonderful future” for citizens of both countries. (Abir Sultan/Pool Photo via AP)
Benjamin Netanyahu mengumumkan penunjukan David Barnea menjadi bos baru Mossad pada Senin (24/5) waktu setempat (dok. Abir Sultan/Pool Photo via AP)
Tel Aviv -

Seorang agen intelijen veteran Israel bernama David Barnea ditunjuk menjadi direktur baru badan intelijen Israel, Mossad. Barnea kini menjabat sebagai wakil direktur Mossad.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (25/5/2021), penunjukan Barnea menjadi bos baru Mossad ini diumumkan ke publik oleh kantor Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, pada Senin (24/5) waktu setempat.

Laporan The Times of Israel menyebut Netanyahu juga secara langsung mengumumkan penunjukan ini saat menghadiri seremoni tahunan pemberian penghargaan untuk agen-agen Mossad yang berprestasi pada Senin (24/5) waktu setempat.

"Mencegah Iran mendapatkan senjata nuklir," tegas Netanyahu saat menyebut tugas utama Barnea sebagai bos Mossad yang baru.

Media-media Israel melaporkan bahwa Barnea yang berusia 56 tahun ini merupakan spesialis dalam merekrut agen-agen intelijen untuk bekerja melawan Iran dan militan Hizbullah di Lebanon.

Barnea yang biasa dipanggil Dedi ini akan menggantikan Joseph (Yossi) Cohen, bos Mossad saat ini, mulai bulan depan atau tepatnya 1 Juni mendatang.

Cohen mengundurkan diri dari jabatannya setelah lima tahun memimpin Mossad. Di bawah kepemimpinan Cohen, Mossad terlibat dalam upaya menjangkau negara-negara Teluk Arab yang berujung pada kesepakatan damai antara Israel dengan Uni Emirat Arab dan Bahrain tahun lalu.

Lihat juga Video: Israel Alami Kerugian USD 368 Juta Selama 11 Hari Perang

[Gambas:Video 20detik]