Mesir Kirim 10 Ambulans untuk Angkut Warga Gaza yang Terluka

Rita Uli Hutapea - detikNews
Sabtu, 15 Mei 2021 18:46 WIB
Warga Palestina yang tewas akibat gempuran Israel bertambah lagi. Kini korban warga Palestina yang tewas melebihi 100 orang.
Israel terus melancarkan serangan udara di Gaza (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Otoritas Mesir membuka perbatasan Rafah dengan Gaza pada Sabtu (15/5) untuk memungkinkan 10 ambulans mengangkut warga Palestina yang terluka parah dalam serangan udara Israel, ke rumah sakit Mesir.

Mesir "secara luar biasa membuka perlintasan Rafah untuk memungkinkan 10 ambulans Mesir ke Jalur Gaza untuk mengangkut warga Palestina yang terluka ... untuk dirawat di Mesir," kata seorang pejabat medis seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (15/5/2021).

Seorang pejabat di perbatasan Gaza mengatakan pembukaan itu "luar biasa" karena biasanya ditutup selama hari libur umum termasuk Idul Fitri, yang tahun ini di Mesir berlangsung mulai Rabu (12/5) hingga Minggu (16/5).

Otoritas kesehatan masyarakat Mesir mengatakan bahwa liburan ditangguhkan untuk beberapa dokter dan perawat Mesir dalam persiapan untuk menerima "mereka yang datang dari Jalur Gaza".

Perlintasan perbatasan Rafah biasanya dibuka pada hari kerja.

Pejabat medis di Gaza mengatakan serangan Israel sejauh ini telah menewaskan setidaknya 139 orang, termasuk 39 anak-anak, sejak Senin (10/5) lalu. Sekitar 950 orang terluka.

Adapun serangan-serangan roket yang ditembakkan oleh kelompok Hamas telah menewaskan sembilan orang di Israel, termasuk seorang anak dan seorang tentara.

Serangan-serangan udara yang dilancarkan Israel dilakukan setelah kelompok Hamas yang menguasai Gaza, menembakkan roket-roket ke Israel, setelah bentrokan antara pasukan Israel dan warga Palestina yang memprotes penggusuran warga dari Yerusalem timur.

(ita/ita)