Kematian Corona di India Kembali Rekor, Total 250 Ribu Orang Meninggal

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Rabu, 12 Mei 2021 13:52 WIB
FILE - In this April 30, 2021, file photo, health workers attend to COVID-19 patients at a makeshift hospital in New Delhi, India. COVID-19 infections and deaths are mounting with alarming speed in India with no end in sight to the crisis. People are dying because of shortages of bottled oxygen and hospital beds or because they couldn’t get a COVID-19 test. (AP Photo/File)
Proses kremasi jenazah korban COVID-19 di India (Foto: AP)
New Delhi -

Kasus kematian akibat COVID-19 di India kembali memecahkan rekor sebelumnya. Saat ini, angka kematian di India telah mencapai 250 ribu orang.

Dilansir dari Channel News Asia, Rabu (12/5/2021), menurut kementerian kesehatan, 4.205 orang meninggal dalam 24 jam terakhir, menjadikan total kematian menjadi 254.197.

Jumlah kasus di India juga meningkat hampir 350.000 menjadi 23,3 juta, tertinggi kedua setelah Amerika Serikat.

Rekor kasus kematian sebelumnya terjadi pada 7 Mei 2021 lalu. Saat itu, India mencatat 4.187 kematian. Negara ini telah mencatat hampir 50.000 kematian dalam 14 hari terakhir dengan rata-rata harian lebih dari 3.528.

Sementara pandemi mereda di kota-kota besar, virus Corona tampaknya tidak terkendali di pedalaman pedesaan India di mana dua pertiga penduduknya tinggal.

Banyak ahli percaya bahwa jumlah resmi orang yang meninggal di India, yang memiliki salah satu sistem perawatan kesehatan paling miskin di dunia, masih terlalu rendah.

"Kematian jauh lebih tinggi daripada yang diungkapkan data resmi kami," kata Anant Bhan, seorang peneliti kebijakan kesehatan dan bioetika independen, kepada AFP.

Beberapa hari ini, bahkan banyak jenazah ditemukan terapung dan terdampar di tepi Sungai Gangga. Banyak yang percaya mayat itu adalah pasien Covid-19 yang datang dari Uttar Pradesh.

Dilaporkan media lokal NDTV, jenazah, yang beberapa di antaranya telah dibakar, mungkin dibuang ke sungai oleh keluarga yang tidak dapat menemukan tempat untuk mengkremasi atau menguburkan mereka.

Para pejabat juga melaporkan bahwa jenazah bisa saja berakhir di sungai sebagai bagian dari praktik mengkremasi korban COVID-19 di sepanjang sungai Gangga di Uttar Pradesh.

(mae/imk)