Kematian Corona Melonjak, India Kekurangan Pasokan Kayu untuk Kremasi

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 08 Mei 2021 15:50 WIB
Flames rise from cremation pyres of 13 COVID-19 patients who died in a fire that broke out in Vijay Vallabh COVID-19 hospital, at Virar, near Mumbai, India, Friday, April 23, 2021. Delhi has been cremating so many bodies of coronavirus victims that authorities are getting requests to start cutting down trees in city parks, as a second record surge has brought Indias tattered healthcare system to its knees. (AP Photo/Rajanish Kakade)
Ilustrasi -- Proses kremasi massal di India saat terjadi lonjakan kasus dan kematian akibat Corona (dok. AP/Rajanish Kakade)
New Delhi -

Sejumlah krematorium di India dilaporkan kekurangan pasokan kayu untuk prosesi pembakaran jenazah saat negara ini berjuang menghadapi aliran jenazah korban virus Corona (COVID-19).

Seperti dilansir CNN, Sabtu (8/5/2021), laporan koresponden CNN dari Varanasi, salah satu kota tersuci di India, menyebut bahwa proses kremasi dilakukan sebelum fajar dengan para pekerja membersihkan sisa bara api dari kremasi semalam sebelumnya.

Salah satu pekerja, yang keluarganya sudah beberapa generasi bekerja di krematorium tersebut, menuturkan bahwa ada sekitar 100 - 150 jenazah yang datang setiap harinya ke pusat kremasi di Varanasi.

Pemerintah India dihujani kritikan atas responsnya yang dinilai lamban dalam menghadapi krisis yang dipicu pandemi Corona dan karena penghitungan angka kematian yang diperkirakan lebih rendah dari angka sebenarnya.

Data terbaru otoritas India pada Sabtu (8/5) waktu setempat menyebutkan 4.187 kematian akibat Corona tercatat dalam 24 jam terakhir. Ini menandai pertama kalinya tambahan kematian Corona dalam sehari di India menembus angka 4.000 -- dengan tambahan kematian tertinggi sebelumnya tercatat 6 Mei lalu saat negara ini mencatat 3.980 kematian dalam sehari.

Dengan tambahan tersebut, total kematian akibat Corona di India sejauh ini mencapai 238.270 orang.

Data terbaru otoritas India juga melaporkan bahwa 401.078 kasus Corona tercatat dalam 24 jam terakhir. Total kasus Corona di India saat ini mencapai nyaris 21,9 juta kasus -- total kasus Corona terbanyak kedua di dunia setelah Amerika Serikat (AS) yang sejauh ini mencatat total 32,6 juta kasus.

Para pakar medis setempat, yang meragukan data pemerintah untuk total kasus dan kematian Corona, memperkirakan India belum akan mencapai puncak lonjakan hingga akhir Mei mendatang. Para pakar juga memperkirakan angka sebenarnya di lapangan mencapai 5-10 kali lipat lebih tinggi dari data pemerintah.

Simak video 'Corona di India, Sehari 400 Ribu Kasus-Nyaris 4 Ribu Kematian':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2