Diburu 3 Hari, Pria Palestina Ditangkap Atas Penembakan Warga Israel

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 06 Mei 2021 16:54 WIB
Israel beri izin pembangunan rumah warga Palestina dan Yahudi di Tepi Barat
Ilustrasi -- Tepi Barat yang diduduki Israel (dok. BBC World)
Tepi Barat -

Militer Israel dan dinas keamanan Shin Bet menangkap seorang pria Palestina yang menjadi tersangka dalam kasus penembakan di Tepi Barat. Penembakan itu menewaskan satu warga Israel dan melukai dua orang lainnya.

Seperti dilansir Associated Press, Kamis (6/5/2021), penangkapan seorang pria Palestina yang diidentifikasi bernama Muntasser Shalaby (44) dilakukan setelah dilakukan perburuan selama tiga hari.

Shalaby ditangkap saat tentara Israel bersama agen Shin Bet melakukan operasi penggerebekan di sebuah gedung yang ada di desa Silwad, Tepi Barat. Shalaby diketahui berasal dari sebuah desa lainnya yang bernama Turmus Ayya dan disebut tidak memiliki keterkaitan dengan kelompok militan manapun

Media lokal melaporkan bahwa Shalaby juga memegang kewarganegaraan Amerika Serikat (AS).

Penangkapan ini dilakukan sesaat setelah Menteri Pertahanan Israel, Benny Gantz, mengumumkan bahwa salah satu korban luka dalam penembakan itu meninggal dunia akibat luka-luka yang dideritanya. Korban yang tewas disebut bernama Yehuda Guetta.

Dalam penembakan yang terjadi pada Minggu (2/5) waktu setempat, pelaku melepaskan tembakan dari dalam kendaraan ke arah sekelompok warga Israel yang berdiri di halte bus yang ada di persimpangan Tapuah, Nablus bagian selatan, Tepi Barat.

Penembakan itu terjadi saat tindak kekerasan dilaporkan mengalami peningkatan selama bulan suci Ramadan.

Selanjutnya
Halaman
1 2