Israel Gempur Wilayah Leluhur Assad, 1 Warga Sipil Suriah Tewas

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 05 Mei 2021 14:01 WIB
A warplane carries out a bombing run above Syria near the Israeli-Syrian border as it is seen from the Israeli-occupied Golan Heights , Israel July 24, 2018. REUTERS/Ammar Awad
ilustrasi (Foto: REUTERS/Ammar Awad)
Jakarta -

Seorang warga sipil tewas dan enam lainnya luka-luka setelah serangan udara Israel yang jarang terjadi di wilayah timur laut Suriah, rumah bagi keluarga Presiden Bashar al-Assad yang sudah lama berkuasa.

Sejak pecahnya perang saudara Suriah pada tahun 2011, Israel secara rutin melakukan serangan-serangan udara di negara tersebut, yang sebagian besar menargetkan pasukan Iran, Hizbullah Libanon serta pasukan pemerintah.

Seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (5/5/2021), sumber militer mengatakan kepada kantor berita Sana, serangan di provinsi Latakia - rumah leluhur Assad - terjadi tak lama setelah jam 02.00 dini hari, Selasa (4/5) waktu setempat.

"Serangan Israel itu menewaskan satu warga sipil dan enam lainnya luka-luka, termasuk seorang anak laki-laki dan ibunya," kata sumber militer tersebut, yang menambahkan bahwa lokasi kejadian merupakan pabrik plastik.

Tak ada rincian pasti tentang target serangan tersebut, tetapi laporan media mengindikasikan bahwa kota Hifa dan Masyaf terkena serangan.

SANA melaporkan bahwa sistem pertahanan udara Suriah diaktifkan untuk melawan rudal-rudal Israel, dengan "beberapa rudal ditembak jatuh".

Serangan di wilayah Latakia sangat jarang terjadi.

Sebelumnya pada September 2018, sistem antipesawat Suriah secara tidak sengaja menembak jatuh pesawat milik sekutu Rusia - menewaskan orang-orang di dalamnya - setelah diaktifkan terhadap rudal Israel di dekatnya.

Negara Yahudi itu jarang mengkonfirmasi serangan-serangan yang dilancarkan di Suriah, tapi militernya menyatakan telah menggempur sekitar 50 target di negara yang dilanda perang itu tahun lalu, tanpa memberikan rincian.

(ita/ita)