Aniaya TKI-Tak Bayar Gaji Tepat Waktu, Wanita Singapura Diadili

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 29 Apr 2021 12:03 WIB
Tidak Sesuai yang Dijanjikan, WNI Malah Dipaksa Jadi PRT di Sydney
Ilustrasi (dok. ABC Australia)
Singapura -

Seorang wanita di Singapura diadili atas dakwaan menganiaya pembantu rumah tangga (PRT) asal Indonesia yang bekerja untuknya. Wanita ini juga didakwa tidak membayar gaji TKI tersebut secara tepat waktu selama berbulan-bulan.

Seperti dilansir Channel News Asia, Kamis (29/4/2021), wanita bernama Ummi Kalsum Ali (42) ini dijerat 10 dakwaan di bawah Undang-undang Tenaga Kerja Asing. Dia mulai disidang pada Rabu (28/4) waktu setempat.

Ummi didakwa beberapa kali menganiaya seorang PRT Indonesia bernama Sugiyem Samad Radimah (49) antara Februari hingga Oktober tahun lalu di apartemennya.

Menurut dokumen pengadilan, Ummi secara sengaja melukai korban dengan menampar wajah dan telinganya. Dia juga berulang kali menempelkan setrika panas ke lengan kanan korban pada Oktober 2020.

Ummi juga didakwa menonjok mata korban dengan kepalan tangannya dan memukul mata korban dengan berbagai benda termasuk gantungan baju. Ini membuat korban mengalami kerusakan permanen pada kedua matanya.

Tidak hanya itu, Ummi juga dijerat sembilan dakwaan lainnya karena gagal membayar gaji bulanan korban sebesar SG$ 670 (Rp 7,3 juta) secara tepat waktu, antara Januari hingga September 2020.

Dokumen pengadilan juga menyebut Ummi lalai memberikan perhatian dan perawatan medis untuk korban, saat korban meminta untuk diperiksa dokter sebanyak enam kesempatan terpisah.

Tonton juga Video: BP2MI Bongkar Penampungan Ilegal Calon Pekerja Migran di Bogor

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2