Inggris Catat 32 Kematian Akibat Pembekuan Darah Usai Divaksin AstraZeneca

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 23 Apr 2021 10:14 WIB
BPOM Uni Eropa: Vaksin AstraZeneca Tak Sebabkan Pengentalan Darah
Ilustrasi (dok. DW News)

Sebanyak 91 kasus lainnya dilaporkan mengalami 'peristiwa tromboemboli besar' bersama dengan trombositopenia -- rendahnya jumlah platetet -- dengan usia rata-rata 55 tahun.

Secara keseluruhan, ada 93 wanita dan 75 pria yang mengalami pembekuan darah usai menerima suntikan vaksin AstraZeneca.

"Saya mengharapkan jumlah kasus sebenarnya per juta dosis vaksin menjadi jelas segera setelah laporan ini stabil, namun sudah jelas bahwa ini akan tetap menjadi peristiwa yang sangat langka," ucap profesor pediatri dari Universitas Bristol, Adam Finn.

Inggris tercatat melaporkan angka kematian tertinggi akibat Corona di kawasan Eropa. Namun sejak vaksinasi massal dimulai dengan suntikan AstraZeneca pada Desember tahun lalu, angka penularan, jumlah rawat inap dan angka kematian menurun drastis di Inggris.

Menurut data terpisah yang dirilis Kantor Statistik Nasional, virus Corona tidak lagi menjadi penyebab utama kematian pada Maret. Disebutkan bahwa COVID-19 menjadi penyebab kematian ketiga di Inggris sejak bulan lalu -- turun dari peringkat pertama sejak Oktober.


(nvc/haf)