Suriah Terima Pasokan 200 Ribu Dosis Vaksin AstraZeneca

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 22 Apr 2021 18:49 WIB
COVAX: Negara-negara Miskin Segera Terima Vaksin COVID-19
Ilustrasi (dok. DW News)
Damaskus -

Pemerintah Suriah menerima lebih dari 200 ribu dosis vaksin virus Corona (COVID-19) buatan AstraZeneca pada Kamis (22/4) waktu setempat. Pasokan ini menjadi yang pertama disalurkan ke wilayah yang dikuasai pemerintah Suriah.

Seperti dilansir AFP, Kamis (22/4/2021), pasokan pertama vaksin Corona untuk Suriah ini disalurkan melalui program COVAX yang didukung Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). Penyaluran dilakukan saat sektor medis di negara yang dilanda konflik itu tengah berjuang menghadapi Corona yang meningkat pesat beberapa bulan terakhir.

"Kementerian Kesehatan menerima batch pertama vaksin yang disediakan platform COVAX, yang terdiri atas 203.000 dosis," demikian dilaporkan kantor berita Suriah, SANA News Agency.

Pada Rabu (21/4) waktu setempat, pasokan vaksin Corona -- sebanyak 53.800 vaksin AstraZeneca juga dari program COVAX -- disalurkan ke wilayah yang dikuasai oposisi Suriah.

COVAX yang dipimpin bersama oleh aliansi publik-swasta Gavi, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Koalisi untuk Inovasi Kesiapsiagaan Epidemi ini bertugas memastikan akses yang sama terhadap vaksin Corona untuk semua negara di dunia, khususnya negara-negara miskin. Program ini telah mengirimkan sejumlah besar pasokan vaksin Corona ke lebih dari 100 negara dan wilayah di dunia ini.

Dalam pernyataan gabungan, Gavi, WHO dan UNICEF menyebut pengiriman vaksin Corona ke Suriah pada Kamis (22/4) waktu setempat menandai 'hari yang besar untuk harapan'.

"Pemberian vaksin dalam waktu dekat akan memberikan perlindungan kepada tenaga kesehatan, yang melanjutkan pekerjaan mereka menyelamatkan nyawa di tengah pandemi," demikian bunyi pernyataan gabungan tersebut.

Selanjutnya
Halaman
1 2