Saudi Airlines Beroperasi Lagi 17 Mei, Tapi Tak Berlaku untuk RI

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 22 Apr 2021 16:25 WIB
Ilustrasi pesawat
Ilustrasi (dok. iStock)
Riyadh -

Maskapai Saudi Arabian Airlines mengungkapkan keputusan untuk membuka kembali penerbangan internasional mulai 17 Mei mendatang tidak berlaku untuk 20 negara yang masuk daftar larangan perjalanan sejak Februari terkait pandemi virus Corona (COVID-19). Indonesia diketahui masuk dalam daftar tersebut.

Seperti dilansir Saudi Gazette, Kamis (22/4/2021), hal ini terungkap dalam balasan via Twitter dari maskapai Arab Saudi itu atas pertanyaan netizen soal apakah penangguhan perjalanan akan dicabut untuk semua negara, termasuk yang masuk daftar larangan perjalanan.

"Penangguhan seluruh penerbangan internasional akan dicabut mulai Senin, 17 Mei, pukul 01.00 waktu setempat," demikian pernyataan Saudi Arabian Airlines.

"Namun, ini tidak akan berlaku untuk negara-negara di mana komisi resmi terkait memutuskan untuk menangguhkan perjalanan dari dan ke negara itu akibat wabah virus Corona," demikian pernyataan maskapai nasional Saudi tersebut.

Diketahui bahwa Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi mengumumkan penangguhan masuknya warga negara asing dari 20 negara ke dalam wilayah Kerajaan Saudi, sebagai bagian dari langkah memerangi pandemi Corona, yang berlaku efektif mulai 3 Februari lalu.

Langkah tersebut mengecualikan warga negara Saudi, juga diplomat asing, praktisi kesehatan dan keluarga mereka.

Negara-negara yang warganya dilarang masuk Saudi terdiri atas Argentina, Uni Emirat Arab, Jerman, Amerika Serikat, Indonesia, India, Jepang, Irlandia, Italia, Pakistan, Brasil, Portugal, Inggris, Turki, Afrika Selatan, Swiss, Konfederasi Swiss, Prancis, Lebanon dan Mesir.

Langkah ini juga mencakup bagi orang-orang yang datang dari negara lain jika mereka pernah singgah di 20 negara itu sekitar 14 hari sebelum tiba di Saudi.

(nvc/ita)