Waduh, Vaksin Pfizer Palsu Dijual di Meksiko dan Polandia

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 22 Apr 2021 14:18 WIB
PM Israel Benjamin Netanyahu disuntik vaksin Pfizer-BioNTech. Ia dan Menteri Kesehatan Israel diketahu jadi yang pertama disuntik vaksin COVID-19 di negara itu.
ilustrasi (Foto: AP Photo/AMIR COHEN)

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memberikan peringatan pada Maret lalu, bahwa vaksin Pfizer 'yang dipalsukan' ditemukan di Meksiko dan memperingatkan bahwa suntikan itu 'mungkin masih beredar di wilayah tersebut'.

Pihak Pfizer telah menguji vaksin palsu itu dan menemukannya tidak mengandung vaksin Corona dua suntikan yang dikembangkannya dengan BioNTech.

Kepala keamanan global Pfizer, Lev Kubiak, menyebut bahwa kebutuhan mendesak dan kurangnya pasokan vaksin memicu tindak penipuan dan pemalsuan semacam ini.

"Kami memiliki pasokan sangat terbatas, pasokan yang akan meningkat saat kami meningkatkan produksi dan perusahaan-perusahaan lain memasuki jeda vaksin. Untuk sementara, ada peluang sempurna bagi para pelaku kriminal," ucap Kubiak kepada Wall Street Journal.

Laporan Wall Street Journal juga menyatakan bahwa otoritas Meksiko tengah memeriksa pengiriman 6 ribu dosis vaksin yang diklaim sebagai vaksin Corona buatan Rusia, Sputnik V, yang disita dari sebuah pesawat pribadi yang mengudara ke Honduras bulan lalu.

Halaman

(nvc/ita)