Waduh, Vaksin Pfizer Palsu Dijual di Meksiko dan Polandia

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 22 Apr 2021 14:18 WIB
PM Israel Benjamin Netanyahu disuntik vaksin Pfizer-BioNTech. Ia dan Menteri Kesehatan Israel diketahu jadi yang pertama disuntik vaksin COVID-19 di negara itu.
ilustrasi (Foto: AP Photo/AMIR COHEN)
Mexico City -

Produsen obat-obatan asal Amerika Serikat (AS), Pfizer, mengonfirmasi bahwa sejumlah dosis vaksin virus Corona (COVID-19) yang disita di Meksiko dan Polandia merupakan vaksin palsu. Vaksin Pfizer palsu itu dilaporkan dijual seharga US$ 1.000 atau setara Rp 14,5 juta per suntikan.

Seperti dilansir AFP, Kamis (22/4/2021), laporan media terkemuka Wall Street Journal (WSJ) menyebut sekitar 80 orang menerima dosis vaksin Pfizer palsu di sebuah klinik yang ada di Meksiko. Vaksin palsu itu tampaknya tidak berbahaya secara fisik, meskipun tidak juga memberi perlindungan terhadap Corona.

Otoritas Meksiko menyatakan bahwa botol vaksin palsu itu ditemukan di dalam kotak pendingin bir dan awalnya diidentifikasi dengan nomor produksi dan tanggal kedaluwarsa palsu.

Dalam pernyataannya, Pfizer menyebut cairan di dalam botol vaksin palsu yang disita di Polandia merupakan zat kosmetik, yang diduga sebagai krim anti-keriput.

"Kami menyadari bahwa dalam tipe lingkungan semacam ini -- dikobarkan oleh kemudahan dan kenyamanan e-commerce dan anonimitas yang diberikan oleh internet -- akan ada peningkatan kasus penipuan, pemalsuan dan aktivitas ilegal lainnya terkait vaksin dan perawatan COVID-19," sebut salah satu juru bicara Pfizer kepada ABC News.

Tidak disebutkan lebih lanjut total dosis vaksin Pfizer palsu yang dijual di Meksiko dan Polandia.

Pada Februari lalu, otoritas kesehatan di wilayah Nuevo Leon, Meksiko bagian utara, memperingatkan soal penjualan 'diam-diam' dari apa yang 'diduga vaksin COVID' dan mengimbau publik untuk tidak membelinya.

Selanjutnya
Halaman
1 2