Jasad Positif Corona Ditemukan di Pantai, Vanuatu Batasi Perjalanan

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 19 Apr 2021 17:06 WIB
Folder of Coronavirus covid19 2019 nCoV outbreak
Ilustrasi (dok. Getty Images/iStockphoto/oonal)
Port Vila -

Otoritas Vanuatu menerapkan pembatasan perjalanan di pulaunya yang paling padat setelah ada temuan jasad yang belakangan diketahui positif terinfeksi virus Corona (COVID-19). Jasad itu dilaporkan merupakan seorang pelaut yang tersapu ombak hingga ke pantai Vanuatu.

Seperti dilansir AFP, Senin (19/4/2021), Vanuatu yang merupakan sebuah negara kepulauan di Samudra Pasifik bagian selatan ini diketahui sebagian besar wilayahnya bebas kasus Corona.

Sejumlah sumber pemerintahan Vanuatu menuturkan bahwa sesosok jasad itu merupakan seorang pelaut Filipina yang kapalnya telah meninggalkan Port Vila sehari sebelum jasad itu ditemukan tersapu ombak pada 11 April lalu. Identitasnya tidak diungkap ke publik.

Hanya disebutkan bahwa jasad itu terdampar di pantai setempat di dekat sebuah desa yang berjarak 5 kilometer dari Port Vila, yang merupakan ibu kota Vanuatu. Hasil pemeriksaan terhadap jasad pelaut Filipina itu menyatakan dia positif Corona.

Masih menurut sumber yang sama, para anak buah kapal (ABK) yang sempat satu kapal dengan pelaut itu dan para polisi yang mengevakuasi jasadnya telah menjalani tes Corona dan semuanya dinyatakan negatif COVID-19.

Tidak diketahui secara jelas bagaimana atau di mana tepatnya pelaut itu meninggal dunia. Tidak diketahui juga bagaimana jasad pelaut itu bisa berakhir di lautan dan terdampar di pantai.

Vanuatu sejauh ini hanya mencatat tiga kasus Corona di wilayahnya, yang semuanya terdeteksi dari para pelancong yang tiba di pulau-pulau mereka.

Selanjutnya
Halaman
1 2