Ancam Bunuh Kamala Harris, Perawat Florida Terancam Bui 5 Tahun

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Minggu, 18 Apr 2021 15:16 WIB
PHILADELPHIA, PA - NOVEMBER 02: Democratic vice presidential nominee Sen. Kamala Harris (D-CA) addresses supporters at a drive-in election eve rally on November 2, 2020 in Philadelphia, Pennsylvania. Democratic presidential nominee Joe Biden, who is originally from Scranton, Pennsylvania, remains ahead of President Donald Trump by about six points, according to a recent polling average. With the election tomorrow, Trump held four rallies across Pennsylvania over the weekend, as he vies to recapture the Keystone States vital 20 electoral votes. In 2016, he carried Pennsylvania by only 44,292 votes out of more than 6 million cast, less than a 1 percent differential, becoming the first Republican to claim victory here since 1988.   Mark Makela/Getty Images/AFP
Wakil Presiden AS, Kamala Harris (Foto: AFP/Mark Makela)

Suaminya, Joseph Phelps, menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan Wakulla setelah divonis pada tahun 1996 atas perampokan bersenjata dan pembunuhan pemilik toko kelontong.

Sementara itu, Pengacara Phelps, Scott Saul, mengatakan kepada The Miami Herald bahwa video tersebut ditujukan sebagai percakapan pribadi antara pasangan yang sudah menikah.

"Berdasarkan pengetahuan saya yang terbatas, saya tidak berpikir klien saya adalah ancaman nyata bagi wakil presiden. Klien saya hanya melampiaskan ke suaminya yang dipenjara," kata Scott Saul.

"Tampaknya masalah pribadi dalam hidupnya, bersama dengan lanskap politik yang tidak menentu yang dilakukan oleh beberapa orang, membuat dia frustrasi," tambahnya.

Halaman

(izt/idn)