Pasukan Junta Myanmar Tembaki Masjid di Mandalay, 1 Orang Tewas

Rita Uli Hutapea - detikNews
Jumat, 16 Apr 2021 09:14 WIB
Anti-coup protesters run to avoid military forces during a demonstration in Yangon, Myanmar on Wednesday March 31, 2021. The Southeast Asian nation has been wracked by violence since the military ousted a civilian-led government on Feb. 1 and began to forcibly put down protests. (AP Photo)
aksi demo antikudeta terus berlangsung di Myanmar (Foto: AP Photo)

"Kami telah dapat memastikan bahwa enam anggota dari kelompok protes keluarga medis telah ditangkap dan lebih dari 20 warga sipil di lingkungan itu juga ditangkap ... Mereka (pasukan junta) melepaskan tembakan dan menghancurkan sepeda motor dan kendaraan," kata warga Mandalay itu.

Sebelumnya pada 6 April, dua dokter anak, Dr. Kyaw Htin Win dan Dr. Lin Su Nay Win, ditangkap saat pasukan junta memburu kelompok aksi protes subuh yang dilakukan para petugas kesehatan di Mandalay.

Meskipun terjadi penangkapan setiap hari dan tindakan keras mematikan sejak Februari, warga Mandalay terus turun ke jalan dari fajar hingga senja setiap hari untuk menentang junta militer.

Halaman

(ita/ita)