Presiden Somalia Teken UU Perpanjang Masa Jabatannya Selama 2 Tahun

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Kamis, 15 Apr 2021 00:39 WIB
NEW YORK, NEW YORK - SEPTEMBER 23: President of Somalia Mohamed Abdullahi Mohamed speaks onstage during the 2019 Concordia Annual Summit - Day 1 at Grand Hyatt New York on September 23, 2019 in New York City.   Riccardo Savi/Getty Images for Concordia Summit/AFP (Photo by Riccardo Savi / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)
Presiden Somalia, Mohamed Abdullahi Mohamed (Foto: Getty Images via AFP/RICCARDO SAV)I
Mogadishu -

Presiden Somalia, Mohamed Abdullahi Mohamed telah menandatangani undang-undang krontroversial yang memperpanjang masa jabatannya selama 2 tahun. Keputusan itu diambil di tengah adanya ancaman sanksi dari komunitas internasional.

Dilansir AFP, Rabu (14/4/2021) presiden yang berkuasa sejak 2017 itu "Menandatangani resolusi khusus yang memandu pemilihan umum di negara itu setelah disahkan dengan suara bulat oleh parlemen," lapor penyiar radio negara bagian Radio Mogadishu.

Majelis rendah parlemen Somalia pada hari Senin memutuskan untuk memperpanjang mandat presiden yang berakhir pada Februari lalu. Keputusan ini diambil setelah berbulan-bulan mengalami kebuntuan atas penyelenggaraan pemilihan umum di negara itu.

Sementara itu, juru bicara Senat, Abdi Hashi Abdullahi mengecam langkah itu sebagai tidak konstitusional, dan resolusi tidak diajukan ke majelis tinggi. Pengajuan ini biasanya diperlukan, sebelum ditandatangani menjadi undang-undang.

Abdi Hashi Abdullahi mengatakan hal itu akan "membawa negara ke dalam ketidakstabilan politik" dan menimbulkan risiko keamanan.

Presiden, yang paling dikenal dengan julukannya Farmajo, dan para pemimpin lima negara bagian semi-otonom Somalia telah mencapai kesepakatan pada September tentang pemilihan parlemen dan pemilihan presiden tidak langsung pada akhir 2020 dan awal 2021.

Selanjutnya
Halaman
1 2