Penembakan di New York Tewaskan Bayi, Pria 23 Tahun Ditangkap

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 14 Apr 2021 12:57 WIB
Police tape blocks off the scene an hour after a shooting on Grant Avenue, Sunday, April 11, 2021, in Syracuse, N.Y. An 11-month-old baby was killed and two other young girls were wounded by gunfire while in the backseat of a car in Syracuse, police said Monday. The children were riding in a car with their mothers, shortly before 7 p.m. Sunday when someone opened fire from a car headed in the opposite direction. (Charlie Miller /The Post-Standard via AP)
Polisi AS memasang garis polisi di lokasi penembakan brutal yang menewaskan seorang bayi dan melukai dua anak lainnya di Syracuse, New York (Charlie Miller /The Post-Standard via AP)
New York -

Lagi-lagi, penembakan brutal terjadi di wilayah Amerika Serikat (AS). Seorang pria berusia 23 tahun ditangkap terkait penembakan yang menewaskan seorang bayi perempuan dan melukai dua anak lainnya di wilayah Syracuse, New York.

Seperti dilansir CNN, Rabu (14/4/2021), kantor jaksa distrik Onondaga County (OCDA) dalam pernyataannya menyebut Kepolisian Syracuse telah menangkap seorang pria yang diidentifikasi sebagai Chavez Ocasio (23) pada Senin (12/4) waktu setempat.

Ocasio dijerat sejumlah dakwaan terkait penembakan maut itu, mulai dari dakwaan pembunuhan tingkat kedua, dakwaan kepemilikan senjata kriminal tingkat kedua dan merekayasa bukti fisik. Dalam sidang dakwaan pada Selasa (13/4) waktu setempat, Ocasio menyatakan dirinya tidak bersalah atas seluruh dakwaan.

Disebutkan OCDA bahwa Ocasio terancam hukuman maksimum penjara seumur hidup terkait kasus ini. Kini dia ditahan di Pusat Kehakiman Onondaga County. Dia akan menjalani sidang selanjutnya pada Jumat (16/4) mendatang.

Motif penembakan ini belum diketahui pasti.

Namun keterangan dari Kepala Biro Investigatif setempat, Derek McGork, dalam konferensi pers menyebut bahwa anak-anak yang menjadi korban ditembak saat duduk di kursi belakang sebuah mobil pada Minggu (11/4) sekitar pukul 18.51 waktu setempat.

McGork mengungkapkan bahwa dua wanita sedang mengemudikan mobil tersebut ketika tembakan dilepaskan ke arah kursi belakang. Keduanya baru menghentikan mobil ketika menyadari bahwa anak-anak yang duduk di kursi belakang terkena tembakan.

"Mereka terus mengemudi saat ditembaki. Setelah dia menyadari anak-anak itu terluka, dia berhenti dan menghubungi 911," tutur McGork dalam pernyataannya.

Tonton juga Video: Pelajar SMA di Amerika Tewas Ditembak di Sekolah

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2