Todongkan Senjata ke Tentara Kulit Hitam, Polisi AS Dipecat

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 13 Apr 2021 14:28 WIB
In this image made from Windsor, (Va.) Police video, A police officer uses a spray agent on Caron Nazario on Dec. 20, 2020, in Windsor, Va. Nazario, a second lieutenant in the U.S. Army, is suing two Virginia police officers over a traffic stop during which he says the officers drew their guns and pointed them at him as he was dressed in uniform. Caron Nazario says his constitutional rights were violated by the traffic stop in the town of Windsor in December. (Windsor Police via AP)
Momen saat polisi AS menodongkan senjata api ke seorang tentara kulit hitam yang kendaraannya dihentikan akibat pelanggaran lalu lintas (Windsor Police via AP)
Virginia -

Seorang polisi di Virginia, Amerika Serikat (AS), dipecat setelah terekam kamera menodongkan senjata dan menyemprotkan merica ke wajah seorang tentara kulit hitam yang dihentikannya dalam pelanggaran lalu lintas. Insiden ini membuat Gubernur Virginia, Ralph Northam, menjanjikan penyelidikan menyeluruh.

Seperti dilansir AFP, Selasa (13/4/2021), tentara bernama Letnan Caron Nazario yang keturunan Afrika-Amerika dan Latin itu diberhentikan di tengah jalan ketika mengendarai mobil SUV yang baru dibelinya. Dia diberhentikan polisi karena mobilnya tidak memiliki nomor polisi (nopol) permanen.

Rekaman video yang beredar menunjukkan Nazario, yang saat itu memakai seragam militernya, berulang kali menanyakan apa kesalahannya saat dia dihentikan di tengah jalan dan diminta keluar mobil sambil ditodong senjata api oleh dua polisi setempat.

Tidak hanya ditodong senjata api, wajah Nazario juga disemprot merica oleh polisi-polisi tersebut. "Ini benar-benar kacau," ucap Nazario dalam video tersebut.

Pihak kepolisian setempat menuduh Nazario saat itu tidak kooperatif. Menurut media terkemuka AS, The Washington Post, Nazario merupakan seorang petugas administrasi kesehatan pada Garda Nasional Virginia.

Dalam pernyataan terbaru, otoritas setempat mengumumkan bahwa salah satu polisi yang terlibat insiden itu telah dipecat. Pemecatan dilakukan setelah penyelidikan internal menunjukkan bahwa sang polisi, yang diidentifikasi sebagai Joe Gutierrez itu, tidak mematuhi prosedur saat menahan Nazario atas pelanggaran lalu lintas.

Nazario sendiri telah dibebaskan tanpa dijerat dakwaan usai insiden itu.

Lihat juga Video: Pria Kulit Hitam Tewas Ditembak, Polisi AS Sebut Tidak Sengaja

[Gambas:Video 20detik]